BERITA TERKINI

Suryadi Berharap Anaknya Diberikan Tunjungan dari Perusahaan

×

Suryadi Berharap Anaknya Diberikan Tunjungan dari Perusahaan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Nasib malang dialami oleh karya di salah satu CV  komplek pergudangan alang-alang Lebar. Pasalnya pria bernama Bambang ini saat sedang bekerja tertimpa plat besi ratusan kilo, yang mengakibatkan salah satu kaki korban mengalami puluhan jahitan.

“Anak saya saat bekerja mengalami kecelakaan. Sudah hampir dua bulan anak saya terbaring di atas kasur. Saya berharap agar pihak perusahaan tempat anak saya bekerja. Bisa memberikan uang biaya sehari-hari buat anak saya,” harap Suryadi ayah korban saat ditanyai di DPRD Kota Palembang Senin (24/5/2021).

Dijelaskannya, awal kejadian pada 18 April 2021 lalu. Anaknya ditimpa plat 72 kg perlembarnya. Sedangkan plat saat itu berjumlah puluhan. Anaknya selaku pekerja yang menyusun muatan barang ke dalam mobil. Pada saat itu mungkin karena beban yang cukup berat. Cren pengangkut plat besi tersebut miring. Sehingga jatuh dan menimpa anaknya.

Sampai saat ini pihak perusahaan tempat anaknya berkerja tidak memberikan biaya diluar berobat saja. Jadi pihak perusahaan hanya membiayai pengobatan saja. Sedangkan untuk transportasi korban pihak perusahaan membolehkan memakai aplikasi grab saja. Jika memakai kendaraan diluar itu maka perusahaan tidak membiayai.

“Saya sudah coba meminta kepada pihak perusahaan untuk memberikan sedikit biaya hidup bagi anak saya. Sebab selama dua bulan ini anak saya tidak memiliki penghasilan. Anak saya hanya bisa berbaring di kasur saja, sebab kakinya mengalami luka retak dan 38 jahitan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang Sutami Ismail mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut, dari keluarga korban beberapa waktu lalu melalui fraksi PKB.

Dari informasi yang didapat bahwa pihak korban sudah melayangkan surat kepada  bidang pengawasan kerja Disnaker Provinsi Sumsel, pada 4 April lalu.

Ketua Fraksi PKB mengaku sangat prihatin dengan musibah yang dialami korban.

“Kita berharap pihak perusahaan serius dan bertanggung jawab kepada korban,” ujarnya.

Sahabat Tami menegaskan kepada perusahaan yang berada di kota Palembang lebih serius memperhatikan kesejahterakan para tenaga kerja.

“Termasuklah asuransi kesehatan dan asuransi kerjanya. Jangan ngambek untung Bae dari para tenaga kerja,” tegas Ketua DPC PKB kota Palembang ini.

Sutami mengharapkan pemerintah untuk serius memperhatikan tenaga kerja, “Bila perlu  sering sering turun kelapangan,” imbuhnya.