MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) targetkan 1 juta barel perhari pada 2030 mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Syafei Sapri saat Media Field Trip FJM Sumsel, PWI Sumsel bersama SKK Migas Sumbagsel di Danau Shuji, Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumsel Rabu (7/6/2023).
“Target akan tercapai, jika dikuatkan dengan kerjasama diberbagai stakeholder, salah satunya adalah Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel. Dengan kegiatan ini, selain menjaga silaturahmi, kami berharap seluruh stakeholder ikut support, dalam kegiatan eksplorasi untuk mendapatkan sumur-sumur baru, baik produksi minyak maupun gas,” jelas Syafei Sapri.
Dijabarkan Syafei Sapri, saat ini eksplorasi sedang gencar dilakukan di wilayah Timur, lantaran banyak ditemukan titik sumur yang bisa dilakukan proses produksi. Kendati demikian, tentunya banyak juga kendala yang perlu dipersiapkan, seperti dokumen kepemilikan, lahan dan persiapan lainnya.
“Perlu persiapan yang matang, mulai dari lokasi, tempat, dokumen penting hingga yang lainnya. Bahkan terkadang Plan Of Development (POD) telah disepakati, tiba-tiba perusahaan mundur. Belum lagi, permasalahan yang kepemilikannya orang Jakarta. Dari itulah, perlunya koordinasi, sehingga melalui kerjasama dengan FJM Sumsel, PWI Sumsel dan rekan-rekan media, informasi ini dapat tersampaikan,” ujarnya.

Pihaknya juga berkomitmen sinergi ini terus dilakukan, termasuk pada September 2023 nanti akan digelar Media Gathering sebagaimana ini menjadi agenda tahunan.
Ketua PWI Sumsel, Dr. H. Firdaus Komar mengapresiasi langkah SKK Migas yang telah berupaya memaksimalkan kinerja dengan mengejar target 1 juta barel per hari pada 2030 yang akan datang. Termasuk SKK Migas Sumbagsel yang terus berkontribusi melakukan berbagai upaya eksplorasi, melakukan kerjasama dan sinergi kepada para stakeholder.
“Kami juga ucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Semoga sinergi ini akan terus dilakukan,” harapnya.
Seperti halnya kerjasama yang selama ini telah terbangun dengan SKK Migas Sumbagsel berupa peningkatan kualitas wartawan melalui program UKW, gathering, dan berbagai dukungan lainnya.
Sementara itu, Community Development Officer (CDO) Pertamina Prabumulih Field Sadam menjelaskan bahwa Danau Shuji ini merupakan salah satu mitra binaan binaan Pertamina Prabumulih Field.
“Lembak merupakan wilayah Ring 1 Pertamina Prabumulih. Oleh karena itu, kita kembangkan destinasi ini, yang kota berinama Mbak Dewi Shuji atau Lembak Desa Wisata Danau Shuji,” pungkasnya.
Kegiatan dihadiri Ketua PWI Sumsel Dr. H. Firdaus Komar, CDO Pertamina Prabumulih Field, Sadam, Tim Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel serta jurnalis dari berbagai media di Sumatera Selatan. (red/ril)














