MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Berawal bersama ketiga rekannya akan pergi memancing di pinggiran sungai Song Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, justru naas dialami MWZ (12) diduga tenggelam di sungai tersebut, Senin (31/10/2022).
Diketahui MWZ masih berstatus seorang pelajar berdomisili di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Kepala Kepolisian Sektor Kalangbret Polres Tulungagung Ajun Komisaris Polisi Siswanto membenarkan peristiwa tenggelamnya anak di sungai Song sekira pukul 15.00 WIB.
“Iya benar, MWZ diduga tenggelam terbawa arus sungai Song, hingga sekarang masih dalam pencarian dan belum diketemukan,” kata AKP Siswanto melalui keterangan resmi diterima mattanews.co, Senin (31/10/2022) Malam.
Mantan Kapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung menambahkan pihaknya setelah menerima laporan dari Cholid Azhari (Orang tua korban.red) segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait sebelum menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dari keterangan orang tua korban, korban (MWZ) sebenarnya bersama ketiga temannya yakni Muhammad Ibnu Rifai (8), Muhammad Abizar Ramadani (9), dan Saiful (8) hendak pergi memancing ke pinggiran sungai Song,” tambahnya.
Lebih lanjut Dia menjelaskan kronologis MWZ awalnya memancing bersama ketiga rekannya akhirnya berenang di pinggiran sungai Song.
“Korban awalnya akan pergi memancing dipinggiran sungai Song Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, kemudian pada saat memancing tiba-tiba saksi dan korban ingin berenang di pinggiran sungai Song itu,” terangnya.
“Dan, saksi Muhammad Abizar Ramadani sudah memberitahukan kepada saksi yang lain dan termasuk korban bahwa jangan berenang ditengah karena sungai tersebut dalam akan tetapi korban tidak menghiraukan dan tetap ke tengah sungai karena korban tidak bisa berenang akhirnya terseret arus sungai,” imbuhnya.
“Melihat kejadian tersebut para saksi langsung memberitahukan kepada orang tua korban bahwa korban telah terseret arus. Mendengar informasi itu orang tua korban langsung memberitahukan kepada tetangga sekitar, selanjutnya melaporkan ke Mapolsek Kalangbret,” kata Siswanto menambahkan.
Menurut Siswanto, setelah menerima laporan itu, pihaknya segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah sekaligus Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung untuk mencari keberadaan korban di sungai Song.
“Petugas dalam mencari korban juga dibantu warga sekitar, namun hingga sekarang belum diketemukan,” ujarnya.
“Pencarian dilanjutkan besuk,” tandasnya.














