MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Tanduk Kerbau Bukti sejarah Minangkabau, di peragakan saat gelaran Satu Ivent Satu Nagari dengan bertemakan Minagkabau Baralek Gadang, yang dipusatkan di Lapangan Badina Murni, Saptu(13/5/2023).
Begitu Antusiasnya masyarakat melihat dan menyaksikan bukti sejarah minagkabau, yang di peragakan di depan umum, salah satu dari Tanduk kerbau, dari kerajaan maja pahit lalu, yang di kalahkan oleh kerbau orang minang sendiri, dan konon kabarnya disitulah di ambil nama Minang Kabau itu, yang berarti Menang kerbau.
Perhelatan Satu ivent, Satu Nagari, yang sudah Calender Tahunan dari Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, Nagari Minang kabau itu, dibuka langsung oleh Eka Putra SE.MM, Bupati Tanah Datar, turut hadir dalam kesempatan itu, Imhar Wali Nagari Minang Kabau, Camat Sungayang, Anggota DPRD Provinsi, Arkadius, dan OPD dari Pemkab.
Dalam Sambutanya, Imhar, Wali Nagari Minang Kabau, kami atas Nama masyarakat Minangkabau, ucapkan terima kasih kepada pemerintahan kabupaten yang telah mensyuport kegiatan ini, yang bertemakan Minangkabau, Baralek Gadang.
“Juga, Imhar ucapkan terimakasih kepada masyarakar nagari Minagkabau, dan panitia yang dari perencanaan sampai terlaksananya acara ini, memang menguras tenaga materil” ucapnya.
Sementara itu, Eka Putra Bupati Tanah Datar, sangat apresiasi kegiatan Satu Uvent, Satu Nagari, yang bertemakan Nagari Minangkabau Baralek Gadang, cukup berhasil digelar, bahkan bisa juga melihatkan bukti sejarah nama minang kabau ini, adanya Tanduk kerbau tersimpan awet.
“Dengan memperagakan juga ciri khas nagari Minagkabau, masakanya yang terkenal dan pakayan adat begitu memukau, dengan bundo kanduangnya yang begitu ramah menandakan acara ini, cukup berhasil,” ungkapnya.
Eka juga sampaikan, pemerintahan Nagari minangkabau, sudah banyak menjalankan program pemerintah Daerah seperti Bajak Gratis, Satu Ivent Satu Nagari, dan yang menjadi permintaan bagi Pemerintahan Nagari akan kami kabulkan, akan membangun gedung serba guna, kami menunggu profosal dan pembebasan lahanya,” pungkasnya.














