MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Menyikapi ancaman hoax menjelang pemilu 2024, Nila Ertina, seorang Trainer cek fakta yang berlisensi Google, menekankan pentingnya peran jurnalis dalam memerangi informasi palsu.
Nila menegaskan bahwa situasi jelang pemilu memiliki potensi besar untuk penyebaran hoax. Dan dia mendorong jurnalis untuk aktif dalam menghadapi hal tersebut.
“Peran jurnalis sangat penting dalam menyampaikan informasi yang faktual dan sebagai bentuk upaya menangkal munculnya hoax,” ungkapnya, saat menjadi pemateri di Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Partisipatif, di Hotel Alts pada Selasa (21/11/2023).
Lebih lanjut, Nila mengatakan bahwa penting bagi seluruh masyarakat untuk memahami konsep hoax serta cara mengidentifikasinya.
Untuk membedakan informasi hoax atau bukan, langkah pertama adalah melakukan verifikasi, dengan mengecek sumber situsnya, kemudian memperhatikan judul.
“Dan yang terakhir adalah memastikan kesesuaian antara judul dengan isi berita,” jelas Nila.
Dia menambahkan bahwa untuk melakukan cek fakta, sumber yang dapat diandalkan adalah AJI (Asosiasi Jurnalis Indonesia) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).














