MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Guna menekan narkoba di Kota Palembang, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari obat-obatan dan barang terlarang lainnya, Rutan Kelas I Palembang menggelar razia gabungan, Kamis (12/6/2025).
Alhasil dari giat tersebut, sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, seperti sikat gigi yang telah dimodifikasi, alat cukur, gulungan kabel, sendok berbahan stainless, korek api gas, serta pecahan kaca cermin disita dan akan dimusnahkan, Rabu (11/6/2025).
Razia dadakan yang menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Sumatera Selatan, serta Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Rutan Kelas I Palembang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dengan sasaran enam blok hunian warga binaan, yakni Blok 6B, 10B, 4C, 10C, 23D dan 25D, tidak sedikit pun menemukan narkoba.
“Kegiatan ini merupakan implementasi dari Instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, terkait komitmen bersama dalam menciptakan rutan yang bebas dari narkoba dan handphone,” papar Karutan Kelas I Palembang, M Rolan, kepada wartawan.
Dijelaskan Rolan, dari hasil razia itu, pihaknya mendapati sikat gigi yang telah dimodifikasi, alat cukur, gulungan kabel, sendok berbahan stainless, korek api gas, serta pecahan kaca cermin.
“Nantinya, barang-barang tersebut, kita musnahkan,” tandasnya.
Dijelaskan Rolan, sebagai bagian dari kegiatan lanjutan, tim juga melakukan tes urine kepada sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas rutan.
“Tes ini dilakukan guna mendeteksi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan serta mendukung target utama, mewujudkan Zero Narkoba dan Zero Handphone,” ujarnya.
Kepala Rutan Kelas I Palembang, menerangkan kegiatan yang merupakan bentuk nyata dari komitmen seluruh jajaran, dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih dan tertib.
“Razia dan tes urine ini adalah langkah preventif dan korektif yang akan rutin kami lakukan demi menjamin rutan tetap dalam kondisi aman dan kondusif,” urainya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur yang terlibat, sekaligus memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga integritas pemasyarakatan di Sumatera Selatan.














