BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Tekan Pengangguran, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Fakfak

×

Tekan Pengangguran, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Fakfak

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos.M.AP, ternyata mempunyai persamaan pandangan dengan Gubernur Papua Barat, Drs, Dominggus Mandacan, M.Si, dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Papau Barat, terkhusus di Kabupaten Fakfak.

Persamaan pandangan itu disampaikan Bupati Samaun Dahlan pada acara peresmian Gedung Kantor KPHP Unit VI oleh Gubernur Dominggus Mandacan, Kamis (17/7/2025).

Bupati Samaun Dahlan menyampaikan, dengan berdirinya Kantor KPHP Unit VI sangat mendukung program pemerintah Kabupaten Fakfak di sektor kehutanan.

“Sudah kami sosialisasikan kepada investor, untuk lahan perkebunan Jagung yang membutuhkan sekitar 100 hektar,” ungkapnya.

“Ada juga perkebunan tebu yang membutuhkan lahan di Fakfak kiranya 50.000 hektar juga,” tandas Bupati Samaun.

Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan adanya perkebunan sawit di Fakfak yang membutuhkan lahan 50.000 hektar, sehingga keseluruhan lahan yang dibutuhkan sekitar 200.000 hektar.

Penyampaian Bupati Fakfak itu mendapatkan respon positif dari Gubernur Dominggus Mandacan, dengan meminta semua pihak untuk dapat mendukung perencanaan masuknya investor tersebut.

Gubernur Dominggus menyampaikan, saat ini angka pengangguran dan juga kemiskinan masi tinggi, sehingga dengan perencanaan masuknya investor dengan beberapa perusahan tersebut menjadi peluang dan kesempatan kerja bagi anak anak yang putus sekolah maupun yang belum mempunyai pekerjaan agar dapat mengambil bagian.

“Tidak semua harus jadi ASN, TNI/Polri, ada pekerjaa lain yang bisa kita ambil dan dimanfaatkan,” ungkapnya.

Gubenur Dominggus juga menyatakan, dengan melihat SDM dengan potensi sumbar daya alam yang ada, terdapat beberapa perusahaan yang ada di Papua Barat saat ini agar bisa dikomunikasikan, terkait berapa banyak tenaga kerja yang dibutuhkan dan pada bidang apa saja.

Menurut Gubernur Dominggus Mandacan, pendidikan formal maupun vokasi melalui BLK agar bisa terjalin kerja sama dengan pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten, sehingga anak anak bisa dapat mengiuti pendidikan Vokasi agar memperoleh ijazah dan sertifikat untuk bisa tampil dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.

“Kita di Papua Barat ini ada, LNG Tangguh, Pabrik Semen di Manokwari, kedepan Pupuk Kaltim yang juga dibangun, termasuk Pabrik Tebu dan jagung di Kabupaten Fakfak. Ini dapat memberikan peluang dan kesempatan kepada anak anak kita agar bisa bekerja, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” tutur Gubernur Dominggus Mandacan.

Penyampaian Gubernur Mandacan itu sejalan dengan Bupati Samaun Dahlan, dimana sebelumnya, Bupati telah meminta penambahan jurusan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam kunjungan kerjanya di Fakfak beberpa lalu.

Permintaan Bupati itu terkait penambahan beberapa jurusan pada politeknik Negeri Fakfak, agar jurusan tersebut berhubungan langsung dengan beberapa perusahan yang nantinya beroperasi di Kabupaten Fakfak Papua Barat.

Tidak dipungkiri, langkah yang diambil Bupati tersebut, guna mempersiapkan SDM anak anak Papua dan terkhusus anak Fakfak agar dapat dipekerjakan pada perusahan tersebut, guna mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.