MATTANEWS.CO, MUARA ENIM – Beberapa hari yang lalu santer kabar tentang musibah yang didapat oleh pekerja PT. Lematang Coal Lestari (PT LCL) akibat kecelakaan kerja di area tambangnya di Desa Gunung Raja Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Diketahui, PT. LCL memegang Ijin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) dari PT Musi Prima Coal (PT MPC), sedangkan MPC yang melaksanakan kontrak penyuplai batubara ke PLTU yang dikelola PT Guo Hua Energi Musi Makmur Indonesia.
Tak bisa dipungkiri, terbitnya pemberitaan yang berimbang dari produk pers atau media massa dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait kecelakaan kerja, ialah pesan terhadap pihak terkait agar memberikan perhatian serius pada perusahaan untuk segera menyikapinya.
Manager PT MPC Bambang menjelaskan lewat pesan WhatsAppnya, dalam kejadian ini bisa dikatakan, ???????????????????????????????? (kecelakaan.red) tersebut murni kecelakaan yang disebabkan adanya kelalaian saat bekerja.
Apalagi di area tambang dengan medan yang berat dan resiko pekerjaan tinggi, yang tentunya sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan para pekerja dari berbagai sektor.
“Terkait kecelakaan yg terjadi di IUP PT.MPC telah kita tindak lanjuti sesuai prosedur,” katanya, Minggu (12/9/2021).
“Pasca kejadian dan dari hasil investigasi yang dilakukan, accident tersebut adalah murni kecelakaan tambang,” imbuhnya.
Kendati demikian, lanjut Bambang, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah untuk pihaknya, yang sejatinya akan semakin minimalisir untuk tidak mengulang kejadian serupa.
“Menyikapi musibah itu pihak kami telah menggaris bawahi, mengemasnya juga mengevaluasi setiap kejadian dan jelas makin tingkatkan kepatuhan yang memenuhi Standar Keselamatan Kerja Teraktual,” terangnya.
Terlepas dari kejadian kecelakaan kerja itu, kami mengajak menoleh sejenak, untuk melihat dari sisi para pekerja atau karyawan notabene masyarakat sekitar perusahaan. Secara langsung mereka berdampingan dengan aktifitas kerja penambangan.
Diakuinya, adanya kesalahan dari perusahaan, tapi apa salahnya kita telisik sudut lain juga, yang bisa jadi bahan pertimbangan, apa lagi ditengah pandemi covid-19 saat ini.
Lebih dalam, sejauh ini perusahaan telah menciptakan ruang kerja untuk semua warga negara Indonesia umumnya, dan khusus menjadi prioritas melibat pekerja dari masyarakat Desa setempat, baik berasal dari Kabupaten Muara Enim bahkan ada juga pekerja dari Kota Prabumulih Sumsel.
“Terlepas dari isu-isu yang tidak sedap tersebut, keberadaan perusahaan sangat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mikro di wilayah sekitar yang cukup signifikan,” imbuhnya.
Terakhir, Manager MPC berterima kasih atas pemberitaan melalui produk Pers yang mampu mengedukasi banyak pihak.
“Jelasnya, berita para jurnalis sangat mengedukasi dan untuk mengevaluasi semua pihak. Berkaca atas semua kejadian itu, hendaknya kita semua dapat bertindak lebih cerdas dalam menyikapi dari berbagai lini atas munculnya persoalan,” pungkasnya.














