Terlibat Kasus Pemerasan, Oknum LSM di Labuhanbatu Utara Ditangkap Polisi

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, LABUHANBATU – Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan paparkan penangkapan seorang oknum LSM JS alias Adi (39) warga Labuhanbatu Utara terkait tindak pidana pemerasan, Selasa (8/6/2021).

Kapolres menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan atas laporan MA pada hari sabtu (5/6).

Bacaan Lainnya

“Peristiwa ini berawal pada 28 April 2021, saat itu pelaku JS alias Andi bersama dengan 2 temannya datang ke Kantor Kepala Desa Aek Korsik dan bertemu dengan Kepala Desa Aek Korsik yang bernama BAM yang merupakan ayah dari pelapor,” ucap Deni.

Deni menerangkan, saat itu pelaku menuduh pelapor dan ayahnya menguasai lahan/ tanah seluas 10 hektare tanpa alas hak yang sah dan menuduh telah bermaksud jahat menerbitkan surat keterangan tanah yang dikelola oleh pelapor.

“Pelaku mengancam akan melaporkan penguasaan lahan tersebut kepada pihak yang berwajib. Di mana pelaku mengatakan jabatan Kepala Desa akan dicopot dan anak Kepala Desa akan dipenjarakan. Pelaku juga meminta bagian terhadap tanah yang dikelola pelapor seluas 3 hektare,” jelasnya.

Kemudian atas kejadian tersebut, Kepala Desa memberitahukan kedatangan pelaku kepada anaknya dan akibat perkataan pelaku tersebut membuat Kepala Desa mengalami sakit jantung.

Pada 3 Juni 2021, saksi IR alias Roya menemui pelaku di Desa Aek Tapa. Pada pertemuan tersebut, pelaku meminta tanah yang dikelola pelapor seluas 3 hektare. Di mana harga tanah yang dimaksud tersebut per hektarnya sekitar Rp. 80.000.000.

“Pelaku mengatakan kepada IR alias Roya, jika pelapor tidak mau memberikan tanah 3 hektare tersebut, maka dapat diganti dengan uang sebesar Rp 250.000.000,” ujarnya.

Setelah pertemuan tersebut, IR alias Roya menyampaikan permintaan pelaku kepada pelapor untuk memberikan uang sebesar Rp250 juta, jika tanah seluas 3 hentar tidak diberikan.

Kemudian Pelapor meminta kepada Imran untuk menyerahkan uang sebesar Rp5 juta agar diberikan kepada pelaku, sembari menyampaikan kekurangannya akan diberikan sesuai permintaan pelaku.

Dari penangkapan tersebut, petugas dari Polres Labuhanbatu mengamankan 1 buah amplop berwarna putih, uang tunai seratus ribu rupiah sebanyak 50 lembar, 1 unit HP Vivo warna biru, 1 unit HP Samsung lipat warna merah, 1 potong baju kemeja bertuliskan salah satu LSM, 1 potong baju sweater lengan panjang warna biru dan 1 buah tanda pengenal pelaku.

“Atas perbuatannya pelaku disangkakan dengan Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 369 ayat (1) KUHP, dengan ancaman pidana 9 tahun penjara dan 4 tahun penjara,” tutup Kapolres Labuhanbatu.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait