Reporter : Robby
BLITAR, Mattanews.co – Dua siswa SMA di Kota Blitar Jawa Timur (Jatim), dinyatakan positif Covid-19.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar tatap muka, diberhentikan oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Blitar.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Blitar Ramli Panim mengatakan, kedua siswa ini diketahui tertular dari klaster keluarga, yang merupakan warga Kota Blitar. Kedua siswa ini saat ini menjalani isolasi.
Ramli menegaskan, untuk mencegah penularan pada siswa lainya, pihak Cabdin Jatim, menghentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka.
Belajar tatap muka diliburkan mulai Selasa (30/11/2020) hingga Kamis (3/12/2020).
Selama belajar dari rumah, pihak sekolah akan mensterilkan lokal dengan melakukan penyemprotan disinfektan, sebelum digunakan kembali.
“Ini kan lagi ujian akhir semester yang dilakukan secara on line, sehingga dimanfaatkan untuk mensterilkan sekolah,” ungkap Ramli.
Dua kelas yang diketahui siswanya positif Covid-19, masih menjalani isolasi selama 14 hari sejak kasus ini diketahui.
Pihak sekolah bekerjasama dengan satgas penanganan covid-19 Kota Blitar juga, sudah melakukan tracing pada siswa dan guru.
Hasil dari tes rapid kasus ini tidak menular ke siswa lain dan guru.
Sementara itu, Sekretaris Satgas penangan Covid-19 Kota Blitar Hakim Sisworo menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi kegiatan belajar tatap muka ini.
Kasus ini merupakan yang pertama di sekolah yang ada di Kota Blitar.
Untuk sekolah lain yang melaksanakan sekolah tatap muka tidak diberhentikan.
Meski demikian pihak satgas penanganan covid-19 Kota Blitar akan melakukan evaluasi, terhadap kegiatan belajar mengajar tatap muka di Kota Blitar.
Editor : Nefri














