Timsus Macan Agung Bekuk Dua Pemuda di Tulungagung Dugaan Penganiayaan, Begini Kronologisnya

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Tim khusus Macan Agung Satuan reserse kriminal Kepolisian Resor Tulungagung berhasil membekuk dua pemuda yang diduga telah melakukan pengeroyokan secara bersama di wilayah Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung pada Selasa (6/12/2022).

Diketahui kedua pemuda itu masing-masing EHF (19) berdasarkan Kartu Tanda Penduduk berdomisili Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, sedangkan IWS (19) beralamat Desa Maron Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Penangkapan itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor Ngunut Polres Tulungagung Komisaris Polisi Rudi Purwanto, S.H., melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Inspektur Polisi Satu Mohammad Anshori, S.H., mengatakan peristiwa penangkapan terjadi sekira pukul 14.00 WIB.

“2 pemuda itu yakni EHF dan IWS dibekuk oleh petugas Unit Reskrim Polsek Ngunut dengan dibackup oleh Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung dirumahnya masing-masing,” ucap Iptu Anshori melalui keterangan resmi diterima mattanews.co, Rabu (7/12/2022) Sore.

Mantan Wakapolsek Besuki Polres Tulungagung menambahkan kronologinya, kejadian penganiayaan dengan pengeroyokan itu terjadi pada Jumat (2/12) sekira pukul 22.15 WIB dimana korban ST dan DK keduanya warga Kalidawir.

Pada saat mengendarai kendaraan bermotor melintasi jalan raya Desa Selorejo Kecamatan Ngunut, lanjut Anshori, lalu berpapasan dengan sekelompok remaja yang mengendarai motor roda dua dengan memakai atribut salah satu komunitas berjumlah kurang lebih 100 orang. Kebetulan saat itu, salah satu korban memakai kaos warna merah bertuliskan Mbah Nggolo.

“Tanpa sebab, selanjutnya sebagian rombongan komunitas menendang korban hingga terjatuh dari kendaraan juga merampas kaos milik korban dengan tulisan Mbah Nggolo dan handphone milik korban merk Vivo,” tambahnya.

Lebih lanjut Anshori menjelaskan atas kejadian penganiayaan dengan pengeroyokan itu sehingga kedua korban masing-masing ST dan DK warga Kalidawir mengalami luka-luka lecet di bagian wajah, kaki, dan tangan.

Bacaan Lainnya

Menurut Anshori, penangkapan kedua pelaku, sebenarnya berawal adanya informasi dari masyarakat bahwasannya di duga pelaku masih berkeliaran di wilayah hukum Polsek Ngunut.

Atas laporan itu petugas Unit Reskrim Polsek Ngunut berkoordinasi dengan Timsus Macan Agung melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku.

“Kesabaran dan kejelian petugas, akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk di rumahnya masing-masing pada Selasa (6/12) sekira pukul 14.00 WIB,” ujarnya.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku yakni berupa kaos baju warna hitam dan kain bendera hitam,” imbuhnya.

“Oleh petugas, kedua pelaku digelandang ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Anshori menambahkan.

“Sementara waktu kedua pelaku tersebut dilakukan penahanan di rumah tahanan Mapolres Tulungagung, dan bakal dijerat dengan pasal 170 KUH Pidana,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait