MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Pertamina dengan wilayah atau lokasi kerja merupakan Objek Vital Nasional, tentu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini selalu mewaspadai dan tidak menginginkan suatu gangguan untuk mencapai target produktivitas kerja yang optimal.
Upaya antisipasi gangguan dengan meningkatkan kewaspadaan juga kemampuan personelnya. Untuk perihal tersebut melibatkan fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Satuan Pengamanan untuk hal-hal tidak diinginkan, ????eperti terjadinya kebakaran, potensi ancaman bom dan Unjuk Rasa (Unras).
Mengantisipasi potensi tersebut diatas, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Field Prabumulih mengelar simulasi baik itu kebakaran di Area SKG 10 bahkan ada potensi ancaman bom, termasuk juga dilakukan penanganan dan penanggulangan Unras nantinya.
Hal itu dibenarkan GM Zona 4, Agus Amperianto dikonfirmasi melalui Pjs Head Comrell dan CID Zona 4, Nurseila, Kamis, (27/10/2022).
“Iya betul, sebenarnya simulasi penanganan kebakaran lalu potensi ancaman bom dan penanganan unras rutin dilakukan. Sebagai antisipasi dan kewaspadaan terhadap hal-hal tidak diinginkan, melibat fungsi HSSE dan Sekuriti,” sebutnya
Harapannya, simulasi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas. Sehingga, jika terjadi hal serupa nantinya penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat.
Apalagi tegas Nurseila, ” PHR Zona 4 ini adalah objek vital riskan dan rawan terjadi hal-hal tidak diinginkan, makanya perlu diantisipasi dan dilakukan pencegahan berdasarkan standar operasional prosedur yang ditetapkan,” pungkasnya.
Senada, hal itu juga dibenarkan Office Comrell dan CID Zona 4, Erwin Hendra Putra kepada awak media, simulai tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahan yang bertujuan dituntut lebih waspada dan berhati-hati atas segala potensi ganguan yang bisa terjadi.
“Pertamina sebagai salah satu objek vital nasional tidak menginginkan terjadi gangguan makanya harus selalu siap dan siaga,” imbuhnya.
Tentu lanjut Erwin, “Lewat simulasi inilah, kemampuan petugas baik dari Fungsi HSSE dan Sekuriti bisa selalu ditingkatkan,” tandasnya.
Pantauan awak media, pada penanganan potensi ancaman bom. PHRZ Field Prabumulih juga melibatkan Yonzipur 2/SG menurun satu unit mobil Jihandak dalam evakuasi bom pada simulasi potensi ancaman bom di lingkungan PHRZ Field Prabumulih.














