BERITA TERKINI

Tips Sehat Ibu Menyusui Selama Ramadan, Begini Kata Dinkes Tulungagung

×

Tips Sehat Ibu Menyusui Selama Ramadan, Begini Kata Dinkes Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dr. Desi Lusiana Wardani, S.KM., M.Kes., saat di ruang kantornya, Selasa (11/4) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ramadan 1444 Hijriah merupakan bulan yang dinanti seluruh umat muslim di dunia, tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, namun begitu, kadangkala problema dialami ibu menyusui masih muncul keragu-raguan untuk menjalankan ibadah puasa lantaran khawatir terdampak terhadap produksi ASI (Air Susu Ibu).

Saat dijumpai, Kepala Dinas Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmad, MMRS., melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Desi Lusiana Wardani, S.KM., M.Kes., membagikan tips cara menjaga ASI bagi ibu menyusui agar tetap sehat.

“Untuk menjaga kualitas dan jumlah ASI yang dihasilkan ibu disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang padat gizi, banyak minum air putih dan istirahat yang cukup,” ucap Mantan Kepala Puskesmas Pakel Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Selasa (11/4/2023).

Pada saat disinggung selama bulan puasa pengaruhnya bagi seorang ibu menyusui, wanita berhijab tersebut memaparkan secara gamblang bahwasanya tidak mempengaruhi produksi ASI.

“Puasa bagi ibu menyusui  tidak mempengaruhi produksi ASI. Jika terjadi penurunan berat badan saat berpuasa, kondisi ini berpengaruh pada kandungan lemak dalam ASI, bukan jumlahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bilamana seorang ibu menjalankan ibadah ramadan maka kekurangan cairan atau dehidrasi dapat membuat pasokan ASI menurun sehingga kondisi tentu akan menghambat proses pemberian ASI untuk si buah hati.

Kendati demikian, sambung dia, hal tersebut bisa dilakukan pencegahan dengan mengkonsumsi cairan yang cukup pada saat makan sahur dan buka puasa.

“Pada intinya, seorang ibu sedang menyusui itu pada saat sahur dan buka puasa konsumsi cairan paling tidak 13 gelas dalam sehari,” terangnya.

Menurut Desi, makanan dan minuman yang wajib dikonsumsi seorang ibu menyusui sehingga bisa meningkatkan produksi ASI.

“Salah satu sumber makanan yang bermanfaat dalam produksi ASI yakni sayur-sayuran, khususnya sayuran dengan daun berwarna hijau, seperti daun katuk, kelor, dan bayam,” ujarnya.

“Sedangkan minuman yang dianjurkan untuk ibu menyusui adalah air putih. Namun begitu, jika bosan bisa menambahkan air putih dengan irisan berbagai macam buah, seperti lemon, stroberi, mentimun, atau daun mint,” imbuhnya.

Lebih dalam dia memaparkan pada kesempatan ini pihaknya menyampaikan pesan kepada ibu-ibu yang sedang menyusui agar ASI tetap berkualitas.

“Pesan itu diantaranya, perhatikan kebutuhan cairan saat makan sahur dan buka puasa, istirahat yang cukup, tingkatkan lama waktu dan frekuensi menyusui, konsumsi makanan yang meningkatkan produksi ASI,” tandasnya.