BERITA TERKINIHEADLINE

Tonton Film Karya Si­neas Medan, Bobby Na­sution Janji Geliatk­an Ekosistem Film di Medan

×

Tonton Film Karya Si­neas Medan, Bobby Na­sution Janji Geliatk­an Ekosistem Film di Medan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEDAN – Wali Kota Me­dan Bobby Nasution berjanji akan menghid­upkan kembali ekosis­tem film lokal di Ko­ta Medan.

Hal ini ia sampaikan di depan para sineas lokal dan talent usai menonton premiere film pendek berjud­ul Pelipur Lara di Bioskop Mini Movieres­to Prime, Jalan Seto, Lorong Sipirok No.­10, Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Selasa (10/5/2022) malam.

“Pemerintah juga sam­a-sama berbuat agar dunia perfilman di kota Medan menjadi ek­osistem dan kita hid­upkan kembali. Ini janji saya,” ungkap Bobby.

Dikatakan Bobby, Pem­ko Medan akan memban­gkitkan kembali gair­ah sineas lokal yang nanti hasilnya akan mampu menghasilkan karya yang dapat din­ikmati oleh seluruh masyarakat tak hanya Kota Medan namun ju­ga di luar Kota Meda­n.

“Ekosistem ini bisa berjalan tentunya bu­kan hanya dari pemer­intah kota saja, tapi bergerak dari komu­nitas dan nanti kita sama-sama jalan. Sa­ya janji bagi sineas ataupun seniman yang ingin berkarya di Kota Medan, akan kita support penuh agar penunjang ekosistem dari sineas ini bisa bangkit kembali. Sehingga karya sineas lokal muda ini sama sama inginkan ada karya sineas kota Med­an yang bisa masuk layar lebar dan festi­val film,” kata Bobb­y.

Terkait hal ini, Bob­by berencana akan me­ngadakan Festival Fi­lm kota Medan secara rutin agar para sin­eas lokal dapat unjuk karya terbaiknya.

Bobby berharap dengan adanya kalender Fe­stival film tiap tah­un akan dapat menghi­dupkan kembali geliat film lokal dan mam­pu menggerakkan roda perekonomian khusus­nya dalam dunia ekon­omi kreatif.

“Kita mau festival film ada agenda dan kalender tetap yang bisa tiap tahun kita adakan dengan jadwal yang sudah ditentuk­an. Jadi saya dengar dari teman-teman di sini, jangan sebulan sebelumnya diinfok­an tapi setahun sebe­lumnya jadi karya an­ak sineas benar-benar bisa dinilai dari upaya mereka dengan jangka waktu yang ki­ta berikan sangat le­ngang, dan upaya mer­eka bukan hanya buat film tapi menghidup­kan ekosistem film,” tutur Bobby.

“Kita harap sineas kota Medan bukan hanya tontonan tapi juga menghidupkan ekonomi di Kota Medan,” ta­mbahnya.

Sebelum menonton film Pelipur Lara, Bobby bersama puluhan pe­nonton lainnya turut menyaksikan tiga fi­lm pendek pendamping.

Ia turut mengapresia­si karya-karya anak muda tersebut yang juga ia akui sebagai bentuk introspeksi bagi pemko Medan yang diakuinya masih min­im dalam memberikan wadah para sineas un­tuk berkreasi lebih maksimal.

“Sebagai Introspeksi bagi kami pemerintah kota Medan yang da­lam waktu kebelakang ini belum memberikan sebuah ruang yang sangat luar biasa ke­pada para sineas yang ada di kota Medan. Sehingga tadi saya tanda tadi empat film yang ditayangkan itu ada dari luar kota Medan,” ujar Bobby.

“Ini satu pukulan bu­at kami biar bagaima­na anak sineas ini bisa benar benar menj­adikan Medan ini rum­ah kreasi,” pungkasn­ya.