MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur. Sebuah mobil pick up Daihatsu menabrak gerobak dorong yang tengah diseberangkan seorang wanita paruh baya di Jalan Umum Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Rabu (22/10/2025) sore.
Akibat kerasnya benturan, korban yang diketahui bernama Yatinem (60), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur, AKP Muhammad Taufik Nabila, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdianto membenarkan kejadian tragis tersebut dalam keterangan rilisnya, Kamis (23/10/2025) sore.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara kendaraan mobil pick up dengan gerobak dorong yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” ungkapnya.
Kronologi Kecelakaan
Dari hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat mobil pick up Daihatsu berpelat nomor L 9956 CC yang dikemudikan Irvan Rudianto (25), warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, melaju dari arah barat ke timur.
Pada saat bersamaan, korban Yatinem sedang menyeberang sambil mendorong gerobak dari arah selatan ke utara.
Diduga pengemudi mobil tidak memperhatikan arus lalu lintas dan kurang berhati-hati, sehingga menabrak korban hingga terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala.
“Pengemudi diduga lalai dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki yang menyeberang. Akibatnya, korban mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia,” jelasnya.
Korban Tewas di Lokasi, Polisi Amankan Barang Bukti
Korban sempat dievakuasi warga sebelum dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, pengemudi dan penumpang mobil pick up selamat tanpa luka.
Petugas Satlantas Polres Tulungagung telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan pick up, STNK, SIM A, dan gerobak dorong guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp1 juta.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama di jalan pemukiman atau kawasan padat penduduk. Keselamatan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” pungkasnya.














