BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Tragis! Petani di Mentebah Kapuas Hulu Tewas Disambar Petir Saat Beri Pakan Sapi, 3 Ekor Ternak Ikut Mati

×

Tragis! Petani di Mentebah Kapuas Hulu Tewas Disambar Petir Saat Beri Pakan Sapi, 3 Ekor Ternak Ikut Mati

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Nasib nahas menimpa Hamdan (47), petani asal Desa Menaren, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu.

Ia ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersambar petir saat memberi pakan ternak di kebun miliknya, Minggu, 12 April 2026.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, saat dikonfirmasi pada Minggu malam.

Menurut Iptu Jamali, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban berangkat ke kebun dengan sepeda motor untuk memberi makan sapi peliharaannya.

Saat itu kata Jamali kondisi cuaca di wilayah Mentebah sedang turun hujan disertai petir.

“Korban pamit ke kebun sekitar pukul dua siang. Karena sampai pukul 17.50 WIB, setelah azan magrib, korban belum pulang, istrinya bersama anaknya menyusul ke lokasi,” jelas Iptu Jamali.

Setibanya di kebun, istri korban mendapati suaminya sudah tergeletak di atas tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kemudian lanjut Jamali, tidak jauh dari posisi korban, tiga ekor sapi miliknya juga ditemukan dalam keadaan mati tergeletak.

“Melihat kondisi itu, istri dan anak korban langsung membawa korban ke Puskesmas Mentebah. Namun setelah tiba di puskesmas dan diperiksa tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Dugaan kuat korban meninggal akibat sambaran petir,” terang Iptu Jamali.

Identitas Korban

Adapun data korban yang berhasil dihimpun pihak kepolisian adalah sebagai berikut:

– Nama: Hamdan

– Umur: 47 Tahun

– Jenis Kelamin: Laki-Laki

– Alamat: Desa Menaren, Kec. Mentebah

– Pekerjaan: Petani

Langkah Kepolisian

Iptu Jamali menambahkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Mentebah langsung mendatangi rumah duka untuk melakukan pengecekan.

“Tindakan yang sudah kami lakukan yaitu mendatangi rumah duka, berkoordinasi dengan pembina fungsi di Polres, dan mendata identitas korban,” ujarnya.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menyadari peristiwa ini murni musibah bencana alam. Keluarga juga menegaskan tidak akan melakukan tuntutan hukum atas kejadian tersebut.

Saat ini jenazah Hamdan disemayamkan di rumah duka di Desa Menaren dan rencananya akan dikebumikan pada Senin pagi, 13 April 2026.

Imbauan Polisi

Melalui kejadian ini, Iptu Jamali mengimbau masyarakat Kapuas Hulu untuk lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca buruk.

“Kami mengingatkan warga, kalau hujan disertai petir sebaiknya tunda dulu kegiatan di area terbuka seperti kebun, sawah, atau lapangan. Cari tempat berlindung yang aman, hindari berteduh di bawah pohon, tiang listrik, dan jangan gunakan kendaraan terbuka,” pesan Iptu Jamali.

Ia juga meminta warga segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat bila terjadi peristiwa menonjol di wilayahnya agar bisa ditangani cepat.