BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Truk Tangki Terjun Bebas dari Jembatan Sungai Seberu, Sopir Tewas di Lokasi – Hujan Lebat dan Tikungan Maut Jadi Pemicu

×

Truk Tangki Terjun Bebas dari Jembatan Sungai Seberu, Sopir Tewas di Lokasi – Hujan Lebat dan Tikungan Maut Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Selatan Kapuas Hulu. Sebuah truk tangki milik PT. ARTA BUMI KHATULISTIWA terjun dari Jembatan Sungai Seberu, Desa Seberu, Kecamatan Silat Hilir, Kamis malam 9 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Sopir truk, Slamet Raharjo 53 tahun, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu Iptu Jamali membenarkan peristiwa laka lantas tunggal tersebut saat dikonfirmasi Jumat 10 April 2026 pagi

“Benar, telah terjadi laka lantas tunggal di Jembatan Sungai Seberu. Korban atas nama Slamet Raharjo, warga Dusun Nenak, Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Korban mengemudikan Truck Tangki Mitsubishi Colt Diesel No. Pol 8115 HC dari arah Putussibau menuju Sintang,” jelas Iptu Jamali.

Kronologi: Kecepatan Tinggi, Tikungan, dan Hujan Lebat

Menurut keterangan Iptu Jamali, hasil olah TKP sementara menunjukkan truk melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jembatan. Kondisi saat kejadian cukup ekstrem: hujan lebat mengguyur wilayah Silat Hilir, penerangan jalan tidak ada, ditambah kontur jalan yang menikung tepat di atas jembatan.

“Di tikungan jembatan, kendaraan diduga kehilangan kendali. Truk sempat oleng ke kiri, kemudian pengemudi membanting setir ke kanan hingga menabrak pembatas jembatan. Benturan keras membuat truk tangki itu terjatuh ke bawah, ke aliran Sungai Seberu,” terang Iptu Jamali.

Akibatnya, bagian depan truk ringsek parah. Slamet Raharjo yang berada di balik kemudi meninggal dunia di TKP karena luka berat. Saat kecelakaan terjadi, truk tangki dalam kondisi kosong tanpa muatan.

Evakuasi Dramatis, Kerugian Capai Rp150 Juta

Personel Polsek Silat Hilir yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Proses evakuasi jenazah dilakukan malam itu juga meski terkendala cuaca dan medan.

“Jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di BTN Selamat Datang, Sintang. Untuk unit truk tangki masih berada di bawah jembatan karena sulit dievakuasi malam hari. Rencananya evakuasi kendaraan dilakukan hari Jumat 10 April 2026, setelah pemakaman korban,” tambah Iptu Jamali.

Ditaksir kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp150.000.000, melihat kondisi truk yang hancur di bagian kabin depan dan kemungkinan kerusakan pada tangki.

Imbauan Polisi: Waspada Jalur Rawan Laka

Iptu Jamali menegaskan Jembatan Sungai Seberu di Jalan Lintas Selatan memang termasuk titik rawan kecelakaan, terutama malam hari saat hujan. Tikungan tajam, minim penerangan, dan kondisi licin jadi kombinasi berbahaya.

“Kami mengimbau pengendara, khususnya kendaraan besar dan angkutan barang, agar mengurangi kecepatan saat melintas jembatan Seberu. Pastikan kondisi kendaraan prima dan utamakan keselamatan. Jangan memaksakan jalan saat hujan lebat dan jarak pandang terbatas,” tegasnya.

Saat ini kasus laka lantas ditangani Unit Laka Lantas Polres Kapuas Hulu. Polisi sudah mengamankan barang bukti, mendata identitas pengendara, dan melakukan olah TKP lanjutan.

Data Korban

Nama: Slamet Raharjo

TTL: Pemalang, 08-08-1972

Pekerjaan: Sopir

Alamat: Dusun Nenak, Desa Balai Agung, Kec. Sui. Tebelian, Kab. Sintang. (*)