MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tulungagung Abrori mengungkapkan sinergi dan kolaborasi merupakan kata kunci di era kecepatan teknologi yang saat ini semakin berkembang, sehingga perekonomian di Bumi Gayatri bisa bangkit.
Kadin berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 merupakan suatu badan komunikasi dan konsultasi para pengusaha dalam bidang perdagangan, perindustrian, dan jasa.
“Jadi begini, sinergi dan kolaborasi kata kunci dalam percepatan perekonomian di Kabupaten Tulungagung ini, dalam hal ini semua stakeholder terkait,” kata Abrori dalam sambutan pada pelantikan pengurus HIPMI Tulungagung di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jum’at (14/1/2022).
Ia menambahkan, sesuai mandat Ketua Umum Kadin Jawa Timur melakukan dalam percepatan ekonomi daerah melalui pengembangan isu dan pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Selain itu, petunjuk dari Kadin Pusat bagaimana merapat bersama Pemerintah kabupaten agar secara bersama-sama bersinergi dalam menanggulangi pandemi Covid-19.
“Sebenarnya terlihat jelas sekali adanya kesamaan dengan rekan-rekan HIPMI dalam berkolaborasi percepatan ekonomi daerah, tentunya menggandeng Pemkab setempat,” tambahnya.
“Sehingga sesuai apa yang diharapkan linearisasi dengan perekonomian pusat, itu harapan kita,” imbuhnya.
Masih dalam sambutannya, lebih lanjut Abrori menjelaskan, perkembangan pelaku usaha mikro di Tulungagung sebenarnya luar biasa bagus.
Namun demikian, belum ada satupun mereka dalam memasarkan produk hasil karya usahanya melakukan ekspor sendiri.
“Nah, hal ini penting sekali mengingat pelaku usaha dalam menghasilkan produknya bagus, karena kualitas ekspor UMKM kita luar biasa, sampai hari ini belum ada belum ada yang ekspor secara pribadi, tapi masih titip,” terangnya.
“Makanya kita sudah melakukan komunikasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar ke depan untuk pelaku usaha di Tulungagung bisa diberikan solusi terbaik demi Tulungagung bangkit,” sambungnya.
Lebih dalam Abrori memaparkan, sehingga ke depan sinergi dan kolaborasi merupakan kata kunci terlebih di era kecepatan teknologi lebih tinggi, dengan begitu sebagai upaya cara adaptasi dalam menghadapi situasi yang hari ini semakin eksponensial percepatannya.
Dengan demikian pada instansi pemerintah perlunya penyesuaian diri sehingga pada akhirnya dengan duduk bersama bisa memberikan solusi demi Tulungagung lebih baik dan berbeda pada masa mendatang.
“Tulungagung merupakan inspirasi Nasional dengan IKM, UMKM kita miliki luar biasa banyak harus perlu adanya pembinaan dan intervensi Pemerintah kabupaten,” paparnya.
“Pada intinya, berharap dengan rekan-rekan HIPMI Tulungagung bisa bersinergi, merupakan kebangkitan perekonomian di kota tercinta sehingga bisa semakin berlari cepat,” pungkasnya.














