BERITA TERKINI

Tulungagung Raih Dana Hibah Kompetitif Miliaran Rupiah dari IFAD, Kadisperta: Fasilitasi Pemuda Pedesaan

×

Tulungagung Raih Dana Hibah Kompetitif Miliaran Rupiah dari IFAD, Kadisperta: Fasilitasi Pemuda Pedesaan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Drs. Suyanto, M.M., mengungkapkan bahwa gelontoran dana hibah kompetitif senilai miliaran rupiah dalam program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) tahun 2023 ini didanai oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

Hal itu dikatakan oleh Suyanto, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, dalam kata sambutan sebelum penyerahan dana hibah kompetitif program YESS dan launching Koperasi Agro Gemilang YESS di Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, oleh Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., pada hari Senin (27/11/2023).

“Hibah kompetitif program YESS untuk Kabupaten Tulungagung tahun 2023 mencapai total Rp. 1.583.385.500,00,” ucap Suyanto.

Suyanto menambahkan bahwa maksud dan tujuan dari program YESS adalah memfasilitasi bantuan modal melalui kegiatan kompetitif grand bagi wirausahawan muda di bidang pertanian (Pemuda pedesaan) yang baru mengelola usaha pertanian dan memerlukan akses pembiayaan untuk pengembangan usahanya.

Program itu diharapkan mampu menggerakkan pemuda tani lainnya untuk membangun usaha pertanian dan perekonomian di pedesaan, khususnya dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja pertanian secara umum.

“Koperasi Agritama YESS bertujuan untuk membangun korporasi usaha bersama di antara penerima manfaat program YESS di Kabupaten Tulungagung,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Suyanto menjelaskan bahwa ia berharap kegiatan hibah kompetitif ini dapat mendorong penerima manfaat dari dana yang diterima, terutama pemuda pengusaha pertanian di pedesaan, untuk menjadi Agrisociopreneur yang bertanggung jawab.

Selain itu, lanjutnya, tujuan lainnya adalah terciptanya ekosistem dari kluster-kluster komoditas yang sudah terbentuk.

“Penerima hibah kompetitif mencakup 64 orang, dengan rincian usaha komoditas pertanian hortikultura sebanyak 14 orang, usaha peternakan sebanyak 45 orang, dan 5 orang dari olahan hasil pertanian,” pungkasnya.