MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Satu persatu program kerja Karutan Kelas I Palembang, M Rolan, berjalan lancar. Salah saatunya, terbukti memajukan bisnis kopi milik warga binaan yang siap tembus Pasar Nasional dan tidak menutup kemungkinan juga tembus Pasar Internasional, Sabtu (2/8/2025).
“Alhamdullilah, dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan kepemimpinan saya disini, berhasil mengembangkan pembinaan, pelayanan hingga pada kemitraan eksternal, UMKM. Bukti nyata UMKM jenis kopi yang dikelola warga binaan lapas,” papar M Rolan, kepada awak media.
Meski terlalu dini, M Rolan, optimis kopi yang dinamai “Ratu Lembang” itu tembus ke pasar nasional, bahkan internasional.
“Tapi untuk sekarang belum bisa kita pasarkan, karena menunggu waktu untuk launching, bersamaan peresmian dapur bersih, klinik, kantin, PTSP dan dua sel service untuk WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) dan keluarganya. Mudah-mudahan lounchingnya dalam waktu dekat ini. Namun, perlu diketahui, kami sudah menerima pesanan dari Papua dan kota lainnya, untuk pengiriman kopi “Ratu Lembang” tersebut,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Rutan Kelas I Palembang itu menambahkan, program kerja ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi juga dirancang sebagai sarana pembekalan keterampilan produktif yang bisa digunakan para WBP saat kembali ke masyarakat.
“Melalui pengolahan kopi ini, kami ingin memberi harapan baru dan keterampilan nyata bagi warga binaan. Mereka kami ajarkan mulai dari proses sangrai, hingga pengemasan. Kita buat sistem, dari kita untuk kita, jadi mereka juga nantinya akan menikmati hasil kerja kerasnya, meski statusnya bukan lagi WBP. Karena kami akan siapkan rekening sendiri atas nama mereka,” beber M Rolan.
Dijabarkan M Rolan, timbulnya nama kopi hasil olahan para WBP “Ratu Lembang” dari Rutan Satu Palembang, yang diharapkan mampu menembus pasar, tidak hanya tingkat lokal, tapi pasar nasional bahkan internasional, sebagai simbol karya berkualitas dari balik jeruji.
Tidak hanya fokus pada pembinaan ekonomi, Rutan Kelas I Palembang juga aktif membangun komunikasi publik melalui kegiatan Coffee Morning bersama awak media.
“Media adalah mitra strategis kami. Melalui dialog dan keterbukaan ini, kami ingin memperlihatkan bahwa rutan juga tempat tumbuhnya potensi dan harapan baru. Dari itu kami butuh support dari semua pihak, termasuk media. Mari kita bersinergi untuk membangun komunikasi dan publikasi untuk masyarakat. Kami terbuka, silahkan jika ada kinerja kami yang perlu dievaluasi, untuk kemajuan bersama,” pungkasnya
Selain itu, transformasi digital, penguatan layanan pengaduan, serta pembinaan kemandirian berbasis UMKM menjadi tiga pilar utama dalam membentuk wajah baru Rutan Kelas I Palembang yang lebih humanis dan produktif.














