BERITA TERKINI

Tunjukan Sikap Arogan, Kadis di Aceh Tamiang Pecahkan Kaca Meja di Depan Pegawai

×

Tunjukan Sikap Arogan, Kadis di Aceh Tamiang Pecahkan Kaca Meja di Depan Pegawai

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Tunjukan sikap Arogan kepada pegawainya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, melampiaskan kemarahannya dengan memukul kaca meja di ruang kerjanya dihadapan mantan pejabat Kadis LH sebelumnya Sayed Mahdi SP, M.Si, MMA, Jum’at (25/02/2022).

Mantan Kadis LH , Sayed Mahdi, Sabtu (26/02/2022) kepada awak media mengatakan, pada hari jum’at, seorang staf memanggil saya karena dipanggil Kadis ke ruangannya.

“Lalu saya bergegas menuju ke ruangannya sang kepala dinas, ternyata di ruangan kepala dinas, Kadis telah menunggu bersama dengan seseorang wartawan yang sering dipanggil Rijal Pirang dan seorang pejabat fungsional lainnya yang sering dipanggil Rije,” ungkapnya.

Begitu saya masuk, kata Sayed Mahdi, Rije langsung meninggalkan ruangan itu, dan tinggallah kami bertiga. Lalu kepala dinas, Surya luthfi mengatakan, “Begini bang, aku tidak pernah mengganggu abang, dan abang jangan ganggu-ganggu aku” (Menirukan ucapan Kadis).

“Sambil melontarkan kata-kata itu, Surya Luthfi langsung mengayunkan tangannya ke sudut meja yang dilapisi kaca dan kacanyapun hancur, sedangkan dia (Kadis) langsung bangkit meninggalkan ruangan itu,” ungkapnya.

Lebih jauh sebelum kejadian itu, Mantan Kadis LH Aceh Tamiang itu, menjelaskan, sebelumnya RJ pada rabu itu, datang ke kantin dinas dan bertanya tentang keberadaan salah seorang pegawai.

“Saat saya di kantin, RJ datang dan menanyakan salah seorang pegawai, karena kebetulan saya tidak mengetahuinya, maka saya bilang tidak tahu sama Rijal Pirang,” ucapnya.

Namun, Rijal Pirang meminta nomor handphonenya, tapi karena nomor handphonenya tidak ter save atau tersimpan, maka di lihat di group WhatsApp kantor.

“Bentar bang, saya lihat dulu di nomor kontak WhatsApp, setelah dilihat ada nomornya maka saya berikan kepada RJ,” terang Sayed Mahdi.

Tidak selang beberapa lama, Rijal Pirang pun bertanya tambah Sayed Mahdi, pak, siapa yang main batu dam (gaple) di ruang Kadis.

“Tidak tahu bang, emang ada suara orang main batu bang,” tanyanya.

Menimpali pertanyaan Sayed Mahdi, Rijal langsung mengungkapkan, suaranya tidak ada tapi saya melihat ada pegawai yang main batu dam (gaple) karena saya masuk ke ruangan itu.

“Tadi saya lihat dan masuk ke ruangan itu,” ucapnya menerangkan pernyataan Rijal.

Tidak sampai disitu, Rijalpun melontarkan ucapan, dari pada ku foto orang ini bagus kuhentikan saja dan Rijalpun lalu bangkit dan berjalan menuju ke kantor lagi.

“Setelah kira-kira 10 langkah Rijal Pirang berjalan, saya spontan memanggilnya, “bang, jangan lakukan itu, saya merasa tidak enak, saya khawatir nanti ada pula yang menuduh saya yang laporkan sana-sini”, tapi Rijal Pirang tak peduli, dengan wajah marah langsung menuju dan masuk ke kantor LH,” beber Sayed Mahdi yang saat itu duduk dikantin.

Tidak beberapa lama setelah Rijal masuk ke kantor, Kata Sayed Mahdi, salah seorang pegawai yang belakangan diketahui ikut bermain batu dam yang bernama Aldi datang ke kantin, lalu bertanya kepada, bapak kenal dengan wartawan yang tadi disini (kantin)?

“Karena kenal, saya jawab saja kenal, namanya Rijal Pirang,” terangnya.

Kendati demikian, saya juga sempat bertanya juga ke Aldi, ada apa Aldi, apa yang dibuatnya tadi (Rijal Pirang,Red).

“Dia ambil batu damnya pak dan menyuruh bang Fadli (salah seorang yang ikut main batu dam) untuk menandatangani bahwa benar kami main batu dam,” papar Sayed Mahdi saat mengutarakan yang disampaikan Aldi.

Atas kejadian itu, Sayed Mahdi, telah melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Sudah saya laporkan bang, Karena Bupati dan Sekretariat Daerah (Sekda) tidak jumpa, maka saya laporkan ke Asissten I Setdakab,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Persampahan dan LB3, Husni saat dikonfirmasi Mattanews.co membenarkan atas tindakan Kepala Dinas LH Aceh Tamiang yang memukul kaca meja kantor.

“Awalnya ada pegawai yang main batu dam dan ditangkap sama Rijal Pirang dan batu damnya disitalah sama Rijal pirang , pegawai yang ditangkap itu bukan pemain batu dam, tapi pegawai baik-baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, kejadian itu terjadi karena kondisi dan situasi tidak pas saja.

“Ya, maklumlah bang, karena Kadisnyapun masih muda,” tukas Husni.

Sampai berita ini ditayangkan Mattanews.co, Asissten I Setdakab belum dapat dikonfirmasi dan Kadis LH Aceh Tamiang, Surya Luthfi STTP belum menjawab konfirmasi.