MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Ditengah kemajuan teknologi saat ini, cukup banyak generasi muda baik dari generasi milenial maupun generasi Z yang terjerat arus judi online hingga pinjaman online. Kemudahan dalam mengakses kedua hal itu lewat smartphone dan aplikasi yang gampang diunduh, membuat generasi muda ini sangat rentan terkena imbas negatif.
Mereka yang terjerat dalam judi online dan pinjaman online ini akan sangat rentan juga terpengaruh untuk melakukan kriminalitas dan berujung pada masa depan yang tak cerah. Pemerintah dan stakeholder di Tanah Air sudah berupaya untuk mencari solusi agar generasi muda tidak terjerat dengan judi online maupun pinjaman online.
Termasuk yang dilakukan PT Pegadaian (Persero). Secara rutin, PT Pegadaian melakukan pendekatan ke para pelajar, guru, mahasiswa, dan masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya investasi di masa depan. Baik investasi berupa investasi emas hingga tabungan emas.
Pegadaian berupaya agar bisa membentuk dan mengubah mindset (pola pikir) generasi muda dan generasi Z untuk fokus pada masa depan. “Kami tidak semata hanya menjual atau menawarkan produk untuk laba namun value-nya dari emas ini banyak manfaatnya. Banyak yang sudah mengalami ini, merasakan manfaat dari investasi emas atau tabungan emas, yang nilainya tidak akan berubah seperti halnya nilai uang. Ini yang ingin terus kita sosialisasikan kepada mereka,” ucap Yuaniar Hari Permana, Kepala Departement Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Selasa (10/10/2023).

Diakuinya, sosialisasi tersebut banyak dilakukan ke sekolah-sekolah. “Kami mengenalkan mereka dengan tabungan emas, karena di usia muda mereka sangat cocok jika dikenalkan tabungan emas, yang bisa menjadi bekal mereka nantinya di masa depan. Jadi kami ingin memberikan literasi bahwa Pegadaian tidak hanya fokus pada menggadai, namun juga bisa menuntun mereka pada tabungan emas,” ucapnya.
Dari hasil survey yang sudah dilakukan berbagai pihak, generasi saat ini lebih aware pada pinjaman online. “Kami melihat kebutuhan generasi milenial, Pegadaian bisa turun langsung karenanya sosialisasi dan literasi mengenai tabungan emas makin kami gencarkan ke generasi muda,” ucapnya.
Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Mohamad Ihsan Palaloi menjelaskan, sangat penting dalam memberikan edukasi mengenai investasi di masa depan. “Karena itu, Pegadaian terus aktif dalam memberikan sosialisasi dan literasi kepada generasi muda dan masyarakat bahwa investasi adalah hal yang baik demi masa depan,” ucapnya.
Palaloi menjelaskan Pegadaian bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk produk tabungan emas. “Karena teknologi terus berkembang pesat, karena itu Pegadaian pun semakin mengembangkan layanan dan digital. Karenanya, dalam produk tabungan emas, nasabah bisa lewat digital, fisik, cicil maupun arisan,” jelasnya.
Seperti diketahui, dalam fitur tabungan emas Pegadaian, nasabah bisa melakukan pembelian emas dengan dicicil mulai dari Rp10.000 melalui Pegadaian Digital. Pembelian juga dapat dilakukan melalui outlet Pegadaian yang tersebar di wilayah Indonesia.
Di wilayah Sumbagsel sendiri, sudah ada sekitar 229 outlet, dan outlet collocation yang bersinergi dengan BRI dan PNM ada 47. Sementara untuk Galeri 24 ada di Kedaton, Teluk Betung, Metro, Baturaja, Merdeka Palembang, PS Mall, Mayang Mangurai, Jambi, Pangkal Pinang dan Lubuk Linggau.

Gelar Pekan Raya Pegadaian
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat, termasuk generasi muda, Pegadaian pun menggelar Pekan Raya Pegadaian. Even ini akan digelar di halaman Palembang Trade Center Mall selama tiga hari yakni 13 hingga 15 Oktober 2023 mendatang.
Ada berbagai kegiatan yang akan digelar selama Pekan Raya Pegadaian berlangsung. Mulai dari UMKM Gadepreneur. “Dalam UMKM Gadepreneur ini kami mengumpulkan UMKM pilihan dari lima provinsi. Mulai dari UMKM yang bergerak di sektor kuliner, maupun fashion,” kata Kepala Departement Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Yuaniar Hari Permana.
Diakuinya, beberapa waktu lalu, pihaknya sudah melakukan pelatihan dan pengembangan dari 300 UMKM dari Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Dhamasraya dan Bangka Belitung. “Jadi memang kita menggelar UMKM Gadepreneur ini sebagai upaya untuk mendampingi UMKM agar mereka bisa naik level nantinya,” kata dia.
Di even inilah, UMKM tersebut akan dikenalkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, sejak awal pihaknya memang berorientasi pada upaya bagaimana caranya membangun usaha dari mulai re-branding produk, perluasan bisnis, akses pasar, hingga peningkatan produktivitas usaha dari masing-masing UMKM tersebut.
“Jadi selama ini kita punya PR untuk mengubah mindset para pelaku UMKM, dimana mereka cenderung tidak tau kedepan usahanya akan seperti apa, bahkan hasil dari usahanya kerap masih dipakai untuk konsumtif. Disinilah kami berperan, bagaimana caranya usaha mereka bisa terus bertahan dan berkembang,” jelas Hari.
Tak sekedar mendampingi dalam pelatihan dan pengembangan usaha, Pegadaian juga membantu pelaku UMKM dalam hal perizinan UMKM. “Ini juga akan kita berikan pada Pekan Raya Pegadaian itu. Jadi kita akan memberikan selebrasi untuk perizinan UMKM. Sebab masih ada UMKM yang masih kurang melek teknologi. Karenanya kami menyiapkan 100 UMKM untuk mendapat kemudahan dalam proses perizinan,” jelasnya.
Kemudian akan ada juga penyerahan hadiah Pegadaian Point. Ia menjelaskan Pegadaian Point merupakan undian kepada nasabah Pegadaian dimana ada beragam hadiah yang disiapkan Pegadaian. Mulai dari mobil listrik, motor, handphone, hingga tabungan emas.
Pihaknya juga akan menggelar talkshow berupa pemberian pemahaman UMKM mengenai inklusi OJK. “Karena kami bagian dari OJK, kami ingin menyukseskan bulan inklusi OJK. Dan fokus talkshow kita adalah memberi pemahaman kepada para pelaku UMKM mengenai inklusi OJK,” jelasnya.

Pihaknya juga menggelar tebus murah sembako. Dalam kegiatan ini ada dua kategori program tebus murah yakni tebus murah untuk nasabah Pegadaian yang melakukan transaksi selama 1-12 Oktober 2023 dan masyarakat yang melakukan transaksi di Pekan Raya Pegadaian senilai Rp100.000.
“Jadi mereka bisa menebus sembako yang senilai Rp100.000 dengan cukup membayar Rp50.000 saja,” kata dia.
Juga akan ada bazar lelang emas dan cuci emas gratis. Sebagai upaya memeriahkan kegiatan itu, Pegadaian juga bekerjasama dengan komunitas cosplay dan esport dengan menggelar kompetisi untuk komunitas tersebut. Lalu akan ada lomba mewarnai anak, senam zumba, dan Pegadaian Got Talent.
“Menariknya, kami juga menyiapkan hiburan rakyat dengan menampilkan artis dan musisi tanah air. Diantaranya Kopral Jono dan Double You,” kata dia.
Sementara ditambahkan Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Mohamad Ihsan Palaloi, melalui UMKM Gadepreneur ini pihaknya berupaya agar UMKM bisa lebih mandiri dan berkembang nantinya.
“Kami memberikan pendampingan kepada UMKM, bahkan Pegadaian juga memiliki produk berupa pinjaman untuk para pelaku UMKM yang bisa mencapai hingga Rp50 juta. Jaminannya adalah pelaku UMKM itu sendiri dan usahanya. Karena itu, Pegadaian terus bertekad agar bisnis dan usaha dari pelaku UMKM itu bisa maju kedepannya,” pungkasnya.














