Reporter : Poppy Setiawan
JAKARTA, Mattanews.co– Pemerintah merilis kembali data akumulasi terbaru terkait sebaran kasus Virus Corona (Covid-19). Hingga Senin (10/8/2020), Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus meningkat, bertambah 1.687 Kasus Baru Sehingga total yang positif mencapai 127.083 kasus.
Dikutip dari situs covid19.go.id, Dari jumlah 127.083 Kasus ada penambahan 1.687 Kasus Positif, ada penambahan kasus kematian yakni 42 jiwa sehingga total menjadi 5.765 jiwa dan 82.236 pasien dinyatakan sembuh. Sementara jumlah pasien yang sembuh sejauh ini bertambah 1.284 orang sehingga total mencapai 82.236 orang.
Data pasien Corona (Covid-19) ini tercatat sejak Minggu, 9 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Senin, 10 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.
Sebelumnya pada Minggu (9/8/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 125.396, dengan 80.952 di antaranya sembuh dan 5.723 meninggal dunia.

Sejak awal pandemi hingga saat ini, semua provinsi atau 34 provinsi di Indonesia sudah mencatat adanya kasus Covid-19.
Secara khusus, ada 480 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona.
Pada periode ini, ada lima provinsi yang mencatat kasus baru dalam jumlah cukup tinggi, yaitu:
1. DKI Jakarta dengan 435 kasus baru
2. Jawa Timur dengan 296 kasus baru
3. Sumatera Utara dengan 129 kasus baru
4. Aceh dengan 96 kasus baru
5. Sulawesi Selatan dengan 77 kasus baru
Penularan virus corona masih terjadi di berbagai lapisan masyarakat. Pemerintah pun terus menyampaikan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak saat beraktivitas di area publik.
Presiden Jokowi juga telah menerbitkan Inpres No. 6 tahun 2020. Dalam peraturan tersebut, diatur sanksi terhadap mereka yang melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona. Agar masyarakat ada efek jera untuk mematuhi protokol kesehatan
Demi kepatuhan, Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah untuk melibatkan TNI dan Polri dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat.
Editor : Poppy Setiawan














