[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Mengingat, vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.667 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.943 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 104 positif dan 13.839 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 31.567 orang dites, dengan hasil 33 positif dan 31.534 negatif.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 119.760 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 587.417 per sejuta penduduk,” terangnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Selasa (28/9/2021).
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 62 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.786 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 857.439 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 842.141 dengan tingkat kesembuhan 98,2%, dan total 13.512 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,7%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.412.252 orang (116,5%), dengan proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 26.682 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.687.969 orang (86%), dengan proporsi 65% merupakan warga ber-KTP DKI dan 35% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 32.267 orang.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta terus menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU dalam penanganan COVID-19. Hingga 26 September 2021, dari 140 RS yang merawat Covid-19, untuk tempat tidur isolasi sejumlah 5.957, persentase keterisiannya sebesar 9% dengan total pasien isolasi sebanyak 522 orang. Sedangkan, untuk tempat tidur ICU sejumlah 1.010, persentase keterisiannya sebesar 20% dengan total pasien ICU sebanyak 202 orang.














