Update Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI JakartaPer 22 Juli 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Mengingat, vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 38.740 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 28.512 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 7.058 positif dan 21.454 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 10.308 orang dites, dengan hasil 809 positif dan 9.499 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 207.339 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 474.634 per sejuta penduduk,” terangnya, dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 3.739 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 86.198 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 770.487 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 673.424 dengan tingkat kesembuhan 87,4%, dan total 10.865 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 27%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 6.753.288 orang (76,6%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 101.277 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.067.633 orang (23,5%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 45.863 orang. Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Sementara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 36,3%. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 73% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 19,3%. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3%. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 139.632 orang dan dosis 2 sebanyak 77.080 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait