MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung menggenjot pelaksanaan vaksinasi di kalangan pelajar dilakukan semakin masif, sebagai upaya dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) berlangsung dengan aman dan nyaman.
Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sumbergempol Kecamatan Sumbergempol dengan menggandeng Komando distrik militer (Kodim) 0807 Tulungagung.
Saat dijumpai, Kepala SMPN 1 Sumbergempol Drs.Sugito, M.M., mengatakan vaksinasi yang digelar untuk pelajar itu, merupakan serangkaian serbuan vaksinasi yang diinisiasi oleh Kodim 0807 Tulungagung dengan target sasaran seribu dosis vaksin.
Dalam serbuan vaksinasi ini turut dihadiri Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Penjabat Sekretaris Daerah guna mendengarkan pemaparan percepatan pencegahan Covid-19 dari Panglima TNI dan Kapolri yang dilaksanakan melalui video conference.
“Iya benar, target bagi pelajar kita siapkan seribu dosis vaksin,” kata Sugito, Jum’at (15/10/2021).
“Alhamdulilah juga di hadiri Pak Bupati Tulungagung didampingi Dandim dan Kapolres,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, vaksinasi massal di SMPN 1 Sumbergempol menargetkan seribu dosis bagi para pelajar.
“Jadi begini, pelajar yang mengikuti vaksin ini anak kelas 7 dan 8 suntik dosis pertama, sedangkan kelas 9 dosis kedua,” terangnya.
Serbuan vaksinasi, Sugito memaparkan suatu upaya yang dilakukan agar dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka para pelajar merasa aman dan nyaman.
Selain itu, guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 kuota kalangan pelajar pencapaian sesuai yang diharapkan.
“Pembelajaran tatap muka berjalan aman sehingga orang tua di rumah merasa tidak khawatir,” paparnya.
“Semoga pencapaian target vaksinasi di Indonesia khususnya Tulungagung tercapai sehingga tercipta Herd Immunity,” tandasnya.
Tempat sama, salah satu pelajar kelas 8A Nur Elisa sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini, sehingga pembelajaran tatap muka tetap berjalan tanpa ada rasa gelisah adanya pandemi Covid-19.
“Alhamdulilah sudah di vaksin, awal takut ternyata setelah disuntik tidak terasa apa-apa,” katanya.














