MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Aksi kekerasan bersenjata tajam kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, peristiwa adu parang viral di media sosial setelah terjadi di depan deretan ruko Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kemuning, Palembang, Jumat (13/2/2026) siang.
Dalam video yang beredar, suasana siang yang biasanya ramai aktivitas mendadak berubah mencekam.
Seorang pria terlihat berlari mundur dalam posisi terdesak saat dua pria lainnya mendekat sambil mengayunkan parang dan pisau ke arahnya.
Pria berbaju hitam itu berusaha bertahan. Senjata tajam yang mengarah kepadanya ditangkis dengan posisi pedang miring, sebelum akhirnya ia membalas serangan tersebut. Aksi saling tebas itu terjadi di ruang terbuka, tepat di depan ruko yang masih beroperasi.
Beberapa saat kemudian, dua pria lain masing-masing berbaju putih dan berbaju hitam dengan topi merah datang melerai pertikaian tersebut. Situasi yang sempat memanas itu akhirnya mereda.
Salah seorang sekuriti bank yang berada di sekitar lokasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Ia tidak mengetahui bagaimana peristiwa itu bermula. Keributan terjadi secara tiba-tiba hingga membuat para karyawan panik.
“Tidak tahu kenapa itu. Begitu mereka ribut semua karyawan masuk dan pintu saya kunci dari dalam,” ujarnya, saat dibincangi oleh awak media.
Menurutnya, para pria yang terlibat bukan warga sekitar maupun juru parkir di lokasi tersebut. Perkelahian itu tidak berlangsung lama karena langsung dilerai.
“Bukan orang sini kayaknya. Tidak lama, sudah itu ada yang melerai. Tidak ada yang luka juga,” katanya.
Kapolsek Kemuning AKP Jailili saat di konfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan langsung menerjunkan anggota ke lokasi.
“Anggota sudah datang ke sana. Sesampai di sana, orang-orang itu sudah tak ada lagi. Masih dicari tahu,” katanya.
Hingga kini, motif dan identitas para pria dalam video tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat tengah mengumpulkan informasi untuk mengungkap latar belakang aksi adu senjata tajam yang sempat membuat warga sekitar panik tersebut.














