BERITA TERKINI

Viral Nasi Bungkus Belatung, Pemilik RM Padang : Ini Persaingan Bisnis

×

Viral Nasi Bungkus Belatung, Pemilik RM Padang : Ini Persaingan Bisnis

Sebarkan artikel ini

Reporter : Rachmat Sutjipto

Ogan Komering Ilir, Mattanews.co Baru-baru ini warga Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) dihebohkan dengan viralnya video nasi bungkus yang berisi belatung di lauk ayam bakar.

Nasi bungkus itu diduga dibeli di Rumah Makan (RM) Padang Sederhana Kayuagung.

Banyaknya pemberitaan miring membuat pemilik RM Sederhana Bakri Tarmusi angkat bicara.

Dia mengatakan kurang tahu persis apakah ayam yang divideokan tersebut dari rumah makan dia atau bukan.

Karena menurutnya, hanya satu potong daging ayam yang ditemukan berulat oleh pelanggan, dari tujuh bungkus nasi yang dibeli.

Dia menduga, video ayam yang dikerumuni ulat belatung itu ulah persaingan bisnis.

“Saya menduga ini ada persaingan bisnis dan ini sangat mungkin. Mengingat RM Sederhana sangat ramai mungkin ada pihak yang tidak senang sehingga berbuat demikian,”ungkapnya, Rabu (8/1/2020).

Dijelaskannya, oknum yang merekam video tersebut membeli nasi 7 bungkus, dua bungkus tidak ada lauknya.

“Yang bersangkutan mengambil sendiri lauknya (ayam) ketika hendak makan di kantornya (Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten OKI). Ayam tersebut didapati ada ulat, ini kan aneh sementara yang lainnya tidak ulatan,” ujar bakri.

Bakri mengaku, bingung karena dari sekian banyak lauk pauk hanya satu potong ayam itu yang ditemukan ada ulat.

Dijelaskannya bahwa perusahaan yang dipimpinnya tersebut merupakan sistem waralaba dengan standar baik. Terutama dari Standar Operasional Prosedur (SOP) pengolahan makanan maupun prosedural penyajian yang sama di seluruh Indonesia.

Semenjak kehadiran RM Sederhana di Kayuagung, memang terlihat rumah makan ini laku keras bila dibanding rumah makan lainnya.

Ini dikarenakan selain memiliki cita rasa masakan Padang yang enak dan khas, juga rumah makan ini terlihat indah dan modern.

“Kami sangat menjaga kebersihan makanan yang kami sajikan jadi rasanya sangat tidak mungkin,” katanya.

Bakri juga mengharapkan masalah ini supaya cepat selesai dan RM Sederhana dapat kembali dipercaya masyarakat Kayuagung.

Mereka pun sudah menyerahkan kasus viralnya video ini kepada pihak yang berwajin, untuk menyelidikinya.

Sementara itu, tim Pidsus Polres OKI Selasa (7/1/2019) siang, sudah mengecek kebenaran video beredar.

“Kita datang baru tahap pengecekan, karena kejadian baru diketahui setelah videonya beredar, jadi belum dipanggil. Tetapi pihak pengelola RM S segera akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Agus Prihardinika

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI Iwan Setiawan mengatakan pihaknya belum dapat berkomentar banyak terkait hal tersebut sebelum memperoleh data utuh terkait temuan ulat tersebut.

Menurut Iwan, banyak hal yang harus dilakukan terkait sebelum menyimpulkan makanan tersebut layak saji atau tidak

“Kita harus pastikan dulu dari awal bagaimana cara memasak hingga menerima hingga waktu menyantap makanan tersebut, hingga akhirnya dapat kita simpulkan secara menyeluruh,” ujarnya.

Dirinya mengatakan sikap pihaknya harus berhati-hati dalam menyikapi ini. Selain menyangkut branding suatu restoran, juga memperhatikan hak masyarakat memperoleh makanan layak saji.

“Makanya harus kedua pihak harus kita dengar. Jangan sampai merugikan salah satu pihak,” katanya.

Editor : Nefri