BERITA TERKINIPOLITIK

Wabup Gatut Sunu Wibowo: Tulungagung Satu-satunya Kabupaten Bebas dari Kemiskinan Ekstrem

×

Wabup Gatut Sunu Wibowo: Tulungagung Satu-satunya Kabupaten Bebas dari Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., (Depan dari kiri no 2), Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung Siyuk Maryoto Birowo di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (5/4) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., membeberkan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tulungagung menjadi satu-satunya di Jawa Timur yang telah terbebas dari kemiskinan ekstrem.

Pernyataan ini dikatakan Wakil Bupati Tulungagung yang merupakan kader PDI Perjuangan mengawali kata sambutan sebelum memberikan secara simbolis santunan dan pemberian paket tas sekolah bagi 1.700 anak yatim piatu dan penyerahan bantuan modal usaha untuk 25 pelaku usaha mikro oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat, Rabu (5/4/2023).

Menurut GS sapaan akrabnya, konstitusi juga mengamanatkan agar negara mengembangkan sistem jaminan sosial, bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusian.

Untuk mewujudkan amanat konstitusi tersebut, sambung GS, di jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus bekerja keras untuk menurunkan kemiskinan. Walaupun masih terdapat penduduk miskin, namun jumlahnya terus menurun dari tahun ke tahun.

“Demikian juga dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem. Pada saat pelantikan saya sebagai Wakil Bupati Tulungagung, Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pesan khusus untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem,” ucap GS mewakili Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M.

“Pada kesempatan ini, saya ijin melapor kepada Ibu Gubernur, bahwa di tahun 2022, menurut data BPS, Kabupaten Tulungagung menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang telah bebas dari kemiskinan ekstrem,” imbuhnya.

Kinerja dalam penanggulangan kemiskinan tersebut bukan hanya kerja pihaknya (Pemkab Tulungagung.red), melainkan itu semua bisa dicapai karena ada dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Lebih lanjut GS menjelaskan kehadiran orang nomor 1 Provinsi Jawa Timur tersebut dalam rangka silaturahmi, secara langsung dengan masyarakat Kabupaten Tulungagung.

“Beliau (Gubernur Khofifah Indar Parawansa.red) datang ke Tulungagung juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan abang tukang becak,” terangnya.

“Saya berdoa, semoga atas segala kebaikan Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan balasan dengan kebaikan yang banyak, dan ke depan Ibu Gubernur dapat terus bekerja membangun bangsa yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri kata sambutan, lebih dalam GS memaparkan sebagai muslim pihaknya akan berusaha sekuat tenaga dalam mencontoh sunnah Nabi.

“Kita berharap acara pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan abang tukang becak ini menjadi salah satu upaya kita meneladani sunnah yang mulia,” paparnya.

“Dengan santunan ini, saudara-saudara kita yang belum cukup sejahtera, dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, khususnya selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1444 H,” sambungnya.

“Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tulungagung,” pungkas Wakil Bupati Tulungagung pemilik Romo Wijoyo Group.