Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Bertempat di room Setda Kabupaten Lahat berlangsung diskusi Vidcon antara BPJB dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat, Kamis (11/06/2020)
Pelaksanaan Kegiatan yang mengusung tema “Cahaya Negeri Seribu Megalit” dihadiri langsung oleh wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE.MM, Staf khusus Bupati Lahat bidang Pariwisata Mario Andramatik, Staf khusus Bupati bidang pendidikan Matcik, perwakilan Kodim 0405/Lahat Pasiter Kapten Sudarno, Kadis Pariwisata Safran, Kadis Perdagangan Fikriansyah, Kadis koperasi Edwar, Kepala DLH Agus, Kadis PUPR Mirza, Kabid Pariwisata Kabupaten Lahat.
Diskusi Daring menuju masyarakat adil sejahtera bekerjasama dengan BPCB Jambi dengan pemerintah Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan guna mendukung upaya bersama membangun persepsi dan sinergitas stakeholder dalam pelestarian cagar budaya dan pemajuan kebudayaan.
Staf khusus Bupati Lahat bidang pariwisata Mario Andramatik mengatakan, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami khususnya masyarakat Kabupaten Lahat bisa berada bersama Bapak/Ibu secara online dari seluruh Indonesia. “Jadi komunitas Panoramic of Lahat telah berdiri sejak 2010 dengan kegiatan pertama kami yaitu melakukan survei pendataan kemudian promosi di tahun itu kami sudah membuat pameran foto yang menampilkan beberapa megalit dan juga keindahan alam Kabupaten Lahat,” terangnya.
“Dan kami melakukan pendataan megalitik yang ada di Kabupaten Lahat hasilnya di tahun 2012 kami Kabupaten Lahat mendapatkan penghargaan dari Muri yang pertama adalah Kabupaten Lahat sebagai pemilik situs megalitik terbanyak se-Indonesia yang kedua kami dari Panoramic of Lahat sendiri mendapat penghargaan sebagai colektor data megalit terbanyak, kami tertarik untuk mempelajari bagaimana keberadaan megalit,” tambah Mario.
Dikatakannya lagi, Megalit Lahat ini sudah dikenal sejak tahun 2007 di Australia, sebuah buku penerbit menyebutkan bahwa itu ada, tepatnya di Desa Tinggi Hari 20 kilo dari Lahat. Merupakan suatu kebanggaan bahwa orang-orang dari Australia, internasional mengakui bahwa kita Lahat ini terbaik se-Indonesia.
” Nah..oleh karena itu maka menjadi semangat kami untuk menggali lebih dalam lagi,” kata Mario.
Dan peneliti sebelumnya lanjut Mario menyampaikan, bahwa megalit yang ada di Lahat itu merupakan peninggalan kebudayaan Agama Hindu atau Budha.
“Ini memicu kami sebagai masyarakat ingin ikut serta dalam pelestarian megalitik yang ada, kami mendata kemudian membuat berbagai kegiatan dan membuat program program memberikan informasi mengenai megalit,” lanjut Mario.
Ditambahkannya lagi, pihaknya juga mengajak pelajar, masyarakat, instansi pemerintah, BUMN, BUMD dan semuanya yang ingin mengenal lebih detail tentang megalit Lahat dengan mengunjungi situs megalit kami Panoramic of Lahat dengan senang hati.
”Semoga kelak megalit Lahat dapat terkenal seperti megalit Stonehenge di Inggris dan Pulau Paskah di Chile yang dapat memberikan kesejahteraan masyarakat,” tutup Mario.
Editor : Anang














