MATTANEWS.CO, PALI – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mempererat silaturahmi sekaligus memaparkan program strategis masa depan. Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, S.H., hadir langsung dalam agenda Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Midun Arafah, Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kamis (05/03/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Bumi Serepat Serasan ini didampingi oleh jajaran pejabat teras Pemkab PALI, unsur Forkopimda, instansi kepolisian, Brimob, TNI, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah.
Dalam pidato arahannya, Iwan Tuaji menyampaikan kabar yang telah lama dinantikan oleh tokoh pendiri dan masyarakat Kabupaten PALI. Ia mengonfirmasi bahwa pada bulan Juli mendatang, pemerintah akan segera memulai pembangunan Kantor Bupati PALI secara mandiri.
”Selama 13 tahun berdiri, jujur kita akui kita belum memiliki Kantor Bupati sendiri. Dengan segala efisiensi dan kekurangan yang ada, insya Allah bulan Juli nanti kita mulai pembangunannya. Seperti pesan orang tua saya, kita bangun setapak demi setapak yang penting itu milik kita, milik masyarakat PALI, bukan menumpang lagi,” ujar Iwan Tuaji dengan nada optimis.
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Iwan Tuaji juga membawa “informasi elok” mengenai sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial. Ia memaparkan program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif pendidikan gratis dari jenjang SD, SMA, hingga Perguruan Tinggi (Sekolah Tinggi).
Program ini dirancang sangat komprehensif. Bukan sekadar gratis biaya SPP, namun mencakup pembiayaan konsumsi bagi siswa.
”Kita targetkan 8.000 siswa berprestasi. Mereka akan ditanggung makan pagi, siang, dan malam oleh pemerintah. Bukan pas mau wisuda saja, tapi sepanjang masa pendidikan,” tegasnya.
Bagi keluarga siswa yang masih berada di bawah garis kemiskinan, Pemkab PALI juga menyiapkan program bedah rumah agar lingkungan tempat tinggal mereka layak huni.
Menjelang kontestasi kepemimpinan ke depan, Iwan Tuaji juga menitipkan pesan persatuan, khususnya bagi masyarakat Penukal. Ia meminta warga tidak terpengaruh oleh isu-isu yang memecah belah dan tetap kompak mendukung kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji.
”Wong Penukal jangan mau dipermalukan. Kita harus kompak. Asgianto itu wong Penukal, Iwan Tuaji itu wong Penukal. Kita berkompetisi dengan sehat. Alhamdulillah, dengan calon-calon lain pun kita sudah rukun dan saling dukung demi kemajuan PALI,” imbuhnya.
Sebagai penutup rangkaian safari, dilakukan penyerahan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat Desa Purun, meliputi 5 gulung ambal sajadah dan 5 unit lampu jalan, 100 liter pupuk cair dan 200 batang bibit cabai dilanjutkan 10 paket sembako, 3 paket bantuan UMKM kuliner dan Penyerahan kartu BPJS serta klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris.
Kepala Desa Purun, Nur Efendi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih mendalam atas dipilihnya Desa Purun sebagai lokasi Safari Ramadhan.
”Kehadiran pemerintah kabupaten membawa angin segar dan harapan baru bagi warga kami,” tuturnya.
Acara diakhiri dengan tausiyah agama dari ustadz yang difasilitasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PALI, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan memperkuat ukhuwah islamiyah.














