[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Setelah keluarnya maklumat bersama, tentang himbauan pencegahan corona virus melalui vaksinasi untuk mewujudkan Herd Immunity di tempat umum, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, akan luncurkan program ‘Becak Vaksin’, Rabu (27/10/2021).
Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Palembang, dr Mirza Susanty menjelaskan, ‘Becak Vaksin’ merupakan singkatan dari Berejo Cari Budak untuk di Vaksin.
“Rencana Pemkot Palembang adalah menyasar pedagang Pasar Tradisional. Kemudian, turun ke lingkungan RT, RW, dengan sistem jemput bola. Karena saat ini, yang belum di vaksin adalah masyarakat menengah ke bawah,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini masyarakat menengah kebawah susah dalam akses untuk datang ke Puskesmas atau sentra vaksin.
Maka dari itu, dengan program terbaru itu, dapat mempermudah akses bagi masyarakat menengah kebawah untuk di vaksin.
“Mendekati tempat tinggal penduduk supaya mudah di akses. Di pasar, pedagang diwajibkan sertifikat vaksin. Jadi, mereka juga harus di vaksin,” ujarnya
Ia menjelaskan, saat ini presentasi vaksin di Kota Palembang tahap 1 sudah mencapai 62 persen. Sedangkan, tahap 2 mencapai 42 persen.
dr Mirza Susanty berharap, dengan Becak Vaksin, presentasi vaksin di Kota Palembang bisa mencapai 70 persen. Selain itu, untuk vaksin Lansia bisa mencapai 60 persen. Sehingga, Herd Immunity bisa tercapai.
“Agar Herd Immunity cepat tercapai, mohon dukungannya,” ucapnya, ke Mattanews.co via WhatsApp.
Disinggung mengenai penyiapan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Mall, dirinya menjelaskan, sedikit kurang tepat. Namun, tetap disediakan oleh pihaknya.
“Kalau untuk di Mall sepertinya kurang tepat ya. Karena, biasanya yang ke Mall itu sudah di vaksin semua. Tapi, tetap kita sediakan Nakes untuk stay di Mall,” pungkasnya.














