Reporter : Nasir
BANYUASIN, Mattanews.co -Wakil Bupati Banyuasin Slamet Sumosentono mendorong dinas yang terkait bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), untuk membentuk Forum Daerah Aliran Sungai (DAS).
Hal ini sebagai upaya pelestarian sekaligus menjaga ekosistem aliran sungai yang ada di Banyuasin Sumsel.
Pernyataan tersebut disampaikannya ketika rapat dalam rangka persiapan Forum DAS Banyuasin, di ruang rapat komplek perkantoran Bupati Banyuasin.
“Forum ini nantinya akan menjadi mitra Kabupaten Banyuasin untuk mengelola, menjaga dan mengawasi kawasan DAS. Nantinya forum ini akan diisi para akademisi, pejabat teknis, tokoh masyarakat, aktivis penggiat lingkungan dan pecinta lingkungan hidup,” ucapnya, saat ditulis Minggu (16/2/2020).
Dikatakannya, Forum DAS dinilai penting dibentuk di Kabupaten Banyuasin. Pasalnya di Banyuasin banyak sekali kawasan DAS, yang mulai beralih menjadi perkebunan dan pertanian.
Namun hal tersebut tetap bisa menjadi perhatian khusus forum ini, agar bisa tetap menjaga ekosistem di kawasan DAS.
Apalagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel juga bisa membantu penanganan daerah aliran sungai melalui kegiatan Forum DAS.
“Melalui forum ini, kita dapat mengoptimalkan keterlibatan semua pihak dalam pengelolaan DAS di Kabupaten Banyuasin. Sehingga kita bisa mewujudkan pengelolaan DAS sebagai satu kesatuan ekosistem dari hulu sampai hilir,” ungkapnya.
Ditambahkannya, Forum DAS ini nantinya akan mengawasi kawasan DAS agar tidak dirusak.
Jika kawasan DAS dirusak, lanjutnya, maka akan ada ekosistem di kawasan tersebut yang rusak, seperti longsor, banjir bandang, dan lainnya.
“Jika DAS tidak dikelola dan diawasi secara intensif maka dikhawatirkan akan rusak. Pasalnya kemajuan pembangunan bisa mengancam kawasan DAS itu sendiri,” katanya.
Namun bagi kawasan DAS yang memang sudah beralih fungsi menjadi kawasan perkebunan dan pertanian, akan membentuk pengawasan juga berbeda.
“Yaitu dengan cara mengawasi agar sungai yang ada di kawasan tersebut, jangan di membuat aliran sungai menjadi terhambat,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isromaita sangat mengapresiasi usulan tersebut.
Bahkan, pihaknya meminta syarat dan regulasi agar Forum DAS ini bisa dibentuk dan secara resmi bisa dikukuhkan.
“Saya sangat setuju pembantukan Forum DAS di Kabupaten Banyuasin. Pasalnya jika forum tersebut terbentuk maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuasin akan terbantu dalam tugas pengawasan kawasan DAS itu sendiri,” katanya.
Apalagi kawasan Kabupaten Banyuasin dengan rawa dan sungai, maka kondisi hutan dan aliran sungai harus terjaga.
Dia mengharapkan, melalui forum yang diisi semua elemen ini bisa bekerjasama mengatasi itu.
Editor : Nefri














