PEMERINTAHAN

Wali Kota Jambi Buka Rakor Pengawasan Rumah Sakit 2025

×

Wali Kota Jambi Buka Rakor Pengawasan Rumah Sakit 2025

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Langkah nyata dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan terus dilakukan Pemerintah Kota Jambi. Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembinaan dan Pengawasan Rumah Sakit Tahun 2025, Selasa pagi (23/12/2025), bertempat di Aston Hotel Jambi.

Rakor ini menjadi forum strategis untuk koordinasi, evaluasi, serta pengawasan terhadap capaian kinerja rumah sakit di Kota Jambi. Selain mengevaluasi target yang telah dicapai, kegiatan ini juga menyusun langkah dan rencana ke depan guna menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan, demi terwujudnya pelayanan yang optimal dan merata bagi masyarakat, sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa peningkatan layanan kesehatan harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari teknologi sederhana hingga teknologi mutakhir seperti robotik dan layanan subspesialis, yang harus ditopang oleh sumber daya manusia, infrastruktur, dan pembiayaan yang memadai.

“Membangun fasilitas kesehatan seperti rumah sakit itu tidak mudah dan tidak murah. Jadi selain SDM dan infrastruktur, aspek pembiayaan juga sangat menentukan karena kesehatan adalah pelayanan dasar,” tegas Maulana.

Ia menambahkan, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki mandat penuh dalam fungsi pengawasan layanan kesehatan. Hal ini sekaligus menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

“Sebagai kepala daerah, saya bertanggung jawab memastikan seluruh fasilitas kesehatan berjalan sesuai standar. Fungsi pengawasan ini menjadi kewajiban yang harus saya jalankan,” lanjutnya.

Maulana juga memaparkan sejumlah program unggulan Kota Jambi Bahagia yang mendukung layanan kesehatan, salah satunya Program Kartu Bahagia yang menjamin pembiayaan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Dari aspek pembiayaan, seluruh masyarakat tidak mampu sudah kita jamin melalui Kartu Bahagia. Tidak boleh lagi ada penolakan pasien di rumah sakit,” tegasnya.

Selain itu, pada tahun mendatang Pemkot Jambi akan memfokuskan Program Kampung Bahagia, dengan prioritas pada tata kelola sampah dan infrastruktur lingkungan sebagai upaya preventif kesehatan dan menciptakan kota yang aman dan nyaman.

Pada prinsipnya, Wali Kota Maulana menegaskan komitmen Pemkot Jambi untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.

“Kita akan lakukan pengawasan sesuai kewenangan agar masyarakat merasa nyaman dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” ujarnya.

Ia berharap Rakor ini mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merupakan layanan dasar masyarakat.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu OPD. Karena itu, pelayanan kesehatan akan terus kita tingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Elvi Roza menyampaikan bahwa Rakor ini bertujuan untuk memperjelas tugas dan fungsi OPD yang tergabung dalam Tim Pembinaan dan Pengawasan Rumah Sakit, sekaligus menyamakan persepsi antara pembina dan penyelenggara layanan kesehatan.

“Sasaran kegiatan ini sebanyak 40 orang Tim Pembina dan Pengawas dari Dinas Kesehatan Kota Jambi,” singkatnya.

Rakor yang dilaksanakan selama satu hari ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Jambi dan Dinas Kesehatan Kota Jambi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Fahmi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, perwakilan IDI Cabang Kota Jambi, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. (*)