BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Wali Kota Lubuk Linggau Pimpin Rapat Penetapan Lokasi Pembangunan Tower Sementara Atasi Blank Spot

×

Wali Kota Lubuk Linggau Pimpin Rapat Penetapan Lokasi Pembangunan Tower Sementara Atasi Blank Spot

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, LUBUKLINGGAU– Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, memimpin rapat penetapan opini lokasi pembangunan tower jaringan sementara sebagai upaya mengatasi wilayah blank spot di Kota Lubuk Linggau. Rapat tersebut berlangsung di Operation Room (Op Room) Lantai 3, depan lift Kantor Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Kamis (29/1/2026).

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut komitmen Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam memperluas akses jaringan telekomunikasi dan internet, khususnya di wilayah-wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan sinyal. Dalam arahannya, Wali Kota H. Rachmat Hidayat menegaskan bahwa pembangunan tower jaringan merupakan bagian dari program prioritas daerah sekaligus realisasi janji kampanye untuk menyelesaikan persoalan blank spot yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Pembangunan tower ini adalah komitmen kami untuk menyelesaikan permasalahan blank spot yang masih ada di Kota Lubuk Linggau, seperti di wilayah Penanang Ulu dan Sumber Agung. Akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Pemkot Lubuk Linggau, lanjut Wali Kota, bekerja sama dengan Telkomsel akan membangun tower sementara sebagai langkah awal untuk mengatasi keterbatasan jaringan internet di wilayah blank spot tersebut. Meski bersifat sementara, ia berharap tower yang dibangun nantinya dapat ditingkatkan menjadi tower permanen agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, keterbatasan akses internet dapat menyebabkan suatu wilayah tertinggal, terutama di era digital saat ini di mana internet menjadi sarana utama dalam memperoleh informasi, pendidikan, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

“Masih ada beberapa wilayah blank spot di Kota Lubuk Linggau. Diharapkan pembangunan tower ini dapat segera terlaksana sehingga program pengentasan blank spot dapat terealisasi. Target kita, pada tahun 2026 seluruh wilayah blank spot di Kota Lubuk Linggau dapat terselesaikan,” ujarnya.

Terkait kendala teknis, Wali Kota menyampaikan bahwa permasalahan tegangan dan ketersediaan listrik akan dikoordinasikan dengan pihak PLN. Ia juga menekankan pentingnya kejelasan status lahan agar proses pembangunan tower tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik sosial di kemudian hari.

“Saya berharap tidak ada kendala lahan dalam pembangunan tower ini, sehingga prosesnya bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah di masa mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Lubuk Linggau, Ervan Affansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa rencana pembangunan tower sementara akan dilakukan di wilayah Malus, tepatnya di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I. Pembangunan ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak Telkomsel.

Ervan menjelaskan, saat ini terdapat beberapa wilayah di Kota Lubuk Linggau yang masih mengalami blank spot, antara lain Malus, Taba Baru, Marga Bakti, Binjai, dan Belalau I. Ke depan, pembangunan tower jaringan juga direncanakan akan dilakukan di wilayah-wilayah tersebut secara bertahap.

“Untuk tahap awal, pembangunan difokuskan terlebih dahulu di wilayah Malus, Kelurahan Petanang Ulu. Setelah itu, secara bertahap akan menyasar wilayah blank spot lainnya,” jelasnya.

Manager Telkomsel Lubuk Linggau, Okto, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa pihak Telkomsel secara internal telah melakukan pengukuran dan kajian teknis setiap tahun untuk menentukan lokasi prioritas pembangunan tower jaringan. Ia mengungkapkan bahwa Petanang Ulu sebenarnya telah masuk dalam rencana pembangunan Telkomsel, namun masih terdapat beberapa kendala teknis yang perlu diselesaikan.

“Petanang Ulu sudah masuk dalam program kami. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya terkait kelistrikan yang perlu dikoordinasikan dengan pihak PLN. Kami berharap pembangunan tower ini dapat segera terealisasi agar masyarakat dapat menikmati layanan jaringan yang lebih baik,” ujarnya.

Rapat penetapan opini lokasi pembangunan tower tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan H. Emra Endi Kusuma, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Achmad Asril Asri, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Febrio Fadilah, Kepala Dinas Sosial Hasan Andria, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) M. Johan Imam Sitepu, Pelaksana Tugas Camat Lubuk Linggau Utara I Meriza Diana, serta para Ketua RT setempat.

Dengan adanya rapat ini, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berharap proses pembangunan tower jaringan dapat segera dilaksanakan sebagai solusi nyata dalam meningkatkan pemerataan akses informasi dan mempercepat pembangunan di seluruh wilayah kota.