MATTANEWS.CO, MEDAN – Walikota Medan, Bobby Nasution, ajak kader dasawisma untuk membentuk kelompok usaha, saat menghadiri Jambore Kader Dasawisma Kota Medan 2022, di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Medan, Kamis (17/11/2022).
Bobby Nasution meminta Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) berkolaborasi, guna membantu para ibu-ibu yang menjadi kader dasawisma untuk membentuk kelompok usaha.
“Tentunya, dengan diberikan pelatihan, modal usaha dan alat usaha, sehingga dapat berusaha, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Medan. Apalagi kader dasawisma selama ini terlibat dalam pendataan, menyampaikan informasi terkait program PKK, termasuk pembangunan yang dijalankan Pemko Medan,” ujar Wali Kota Medan.
Setelah mereka memiliki kelompok usaha, lanjut Bobby, dapat segera dibuatkan badan usahanya.
“Kemudian daftarkan usaha mereka itu di E-Katalog Pemko Medan. Dengan demikian hasil produk usaha mereka nantinya dapat dibeli Pemko Medan,” jelas Bobby Nasution.
Dikatakan Bobby Nasution, Pemko Medan mau menjadi buyer (pembeli) karena anggaran yang dimiliki cukup besar. Ditambah lagi, anggaran itu berasal dari masyarakat hasil membayar pajak. Oleh karenanya menantu Presiden Joko Widodo ini ingin anggaran itu juga digunakan untuk membantu masyarakat.
“Di samping itu, membuka usaha kecil ini sangat penting. Apalagi tahun 2023 diprediksi akan terjadi krisis pangan dan energi yang berdampak timbulnya krisis ekonomi. Cara menyikapinya, usaha kecil massif digerakkan sehingga apabila krisis terjadi masyarakat sudah mandiri,” urai Bobby Nasution.
Untuk itu, lanjut Bobby, pihaknya menga ibu-ibu membuat kelompok usaha.
“Satu kelompok usaha terdiri dari 10 rumah tangga dan menjalankan satu jenis usaha. Dengan demikian apabila krisis benar-benar terjadi, kita sudah siap menghadapinya karena telah mandiri,” pungkasnya.














