BERITA TERKININUSANTARAPEMKOT PALEMBANG

Wali Kota Palembang Tegaskan Tidak Terlibat Kejuaraan Karate “Piala Wali Kota”

×

Wali Kota Palembang Tegaskan Tidak Terlibat Kejuaraan Karate “Piala Wali Kota”

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., secara tegas menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan dan polemik terkait penyelenggaraan kejuaraan karate yang mengatasnamakan Piala Wali Kota Palembang. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi sekaligus merespons keresahan masyarakat dan peserta yang merasa dirugikan.

Dalam pernyataan resminya tertanggal 9 Februari 2026, Ratu Dewa menegaskan bahwa baik secara pribadi maupun dalam kapasitas jabatan, dirinya tidak pernah menjalin kerja sama, menghadiri audiensi, ataupun terlibat dalam bentuk apa pun dengan pihak penyelenggara kejuaraan tersebut.

“Wali Kota Palembang dan Pemerintah Kota Palembang tidak pernah memberikan, menerima, maupun menarik sumbangan atau bantuan dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan kegiatan dimaksud,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Palembang sama sekali tidak terlibat dalam struktur kepanitiaan maupun kepengurusan kegiatan yang menggunakan nama Piala Wali Kota Palembang tersebut.

Menanggapi dugaan adanya pihak yang mencatut nama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menyatakan akan meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait. Ia juga menegaskan akan mendorong dan mendesak penyelenggara untuk bertanggung jawab penuh, termasuk mengganti kerugian yang dialami masyarakat dan para peserta.

“Terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Wali Kota Palembang, akan dimintai klarifikasi, serta didorong agar penyelenggara bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Palembang turut menyampaikan keprihatinan atas keresahan dan kerugian yang dialami warga akibat persoalan ini. Pemkot menegaskan komitmennya untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, sekaligus mendorong prinsip transparansi dan pertanggungjawaban dalam setiap kegiatan yang melibatkan nama pemerintah daerah.

Dengan klarifikasi ini, Pemerintah Kota Palembang berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak lagi terjadi penyalahgunaan nama pejabat publik dalam kegiatan apa pun tanpa izin resmi.

Kronologi 

Sebelumnya, Kejuaraan Karate Liga Pelajar ke-1 yang mengatasnamakan Piala Wali Kota Palembang digelar di kawasan samping Kantor Camat Kamboja, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan tersebut menuai protes orang tua peserta akibat dugaan pengelolaan yang tidak profesional.

Panitia disebut memungut biaya pendaftaran Rp300.000 per peserta ditambah biaya coach Rp30.000, namun fasilitas pertandingan dinilai jauh dari standar. Arena disebut pengap, tidak kondusif, serta tanpa tenaga medis dan ambulans, meski karate merupakan olahraga kontak fisik.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah atlet cilik mengalami kelelahan ekstrem hingga nyaris pingsan. Beberapa orang tua memilih menarik mundur (WO) anaknya demi keselamatan, meski biaya pendaftaran dinyatakan hangus.

Situasi ini memicu tuntutan publik agar pihak berwenang melakukan audit terhadap panitia penyelenggara dan mengusut dugaan penyalahgunaan nama Piala Wali Kota Palembang. Hingga berita ini diturunkan, panitia belum memberikan klarifikasi resmi.