BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Walikota Malang Fokuskan Usulan Masyarakat Skala Prioritas Pada Musrebang Kecamatan Sukun

×

Walikota Malang Fokuskan Usulan Masyarakat Skala Prioritas Pada Musrebang Kecamatan Sukun

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Kota Malang menggelar Musrengbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Pelangi Jalan Merdeka Selatan Kota Malang, Kamis, (5/2/2026).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa Musrebang di Kecamatan Sukun merupakan usulan beberapa pilihan terkait dengan fasilitas kebutuhan yang menjadi skala prioritas.

Hal ini sesuai dengan visi misi pembangunan Kota Malang melalui Dasa Bakti Unggulan yang menjadi program prioritas Wali Kota Malang.

“Ada suatu perencanaan yang terintegrasi yang nanti memang menjadi keinginan warga tiap RT sesuai dengan prioritas, jangan sampai nanti usulan tersebut tidak sesuai dengan pelaksanaan nantinya ada permasalahan, semua harus sesuai dengan faktornya dan regulasi-regulasi yang ada,” tegas Wahyu.

Menurutnya, semua usulan tersebut juga sama ditingkat Kabupaten atau Kota ini tidak serta merta yang menjadi usulan ini bisa langsung ditindaklanjuti.

“Semua ada aturan-aturan yang mengatur, APBD ini juga ada aturannya, jadi silahkan usulkan tetapi nanti akan ada verifikasi dan regulasi yang akan mengatur sehingga tidak terjadi permasalahan dikemudian hari,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa terkait dengan usulan masyarakat yang belum terakomodir tersebut sesuai dengan beberapa pertimbangan.

“Ada beberapa pertimbangan ya, skala prioritas, ada juga terkait dengan keterbatasan pembiayaan, serta terkait dengan visi misi RPJMD, karena RKPD ini kan punya tema sendiri dan tidak serta merta usulan itu bisa terealisasi,” jelas Wahyu.

Dari sisi tehnis, Wahyu menyebut bahwa nantinya Dinas terkait yang akan lebih mengetahui kebutuhan serta spek sesuai kebutuhan usulan perencanaan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu mengatakan bahwa Musrebang tersebut untuk menyongsong RKPD 2027 yang difokuskan pada skala kualitas SDM, perlindungan sosial terintegrasi, pengembangan infrastruktur berkelanjutan dan lain sebagainya.

Pada Musrebang Kecamatan Sukun Kota Malang kali ini, Dwi Rahayu menyampaikan bahwa usulan masyarakat yang diakomodir di tahun 2026 mengalami peningkatan.

“Usulan yang diakomodir telah meningkat tetapi masih perlu penyempurnaan kesesuaian kamus usulan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dwi.

Kendati demikian, Dwi Rahayu menyebut bahwa pada tahun 2026 prosentase memang mengalami penurunan tetapi jumlah usulan tersebut berbanding terbalik mengalami peningkatan.

“Kalau prosentase mengalami penurunan tetapi jumlah usulan yang diakomodir tetap meningkat dibanding tahun 2025,” ungkapnya.

Menurut Kepala Bappeda Kota Malang bahwa Musrebang tersebut dalam rangaka menyongsong RKPD 2027 yang difokuskan pada skala kualitas SDM, perlindungan sosial terintegrasi, pengembangan infrastruktur berkelanjutan dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, M. Anas Mutaqqin mengungkapkan bahwa Musrebang merupakan tahapan penting untuk menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat yang didistribusi beberapa panel seperti Musrebang, Pokir dan RT Berkelas.

“Harapannya di ketiga panel itu ada deferensiasi, artinya apa yang harus diusulkan di Musrengbang, Pokir dan RT Berkelas itu ada perbedaan, sehingga ketika ada perbedaan karakteristik bisa menyesuaikan masalah-masalah di perkotaan.’ terang Anas.

Bahkan, politisi PKB ini menyebut bahwa jika tidak diatur begitu maka kedepannya bakal banyak permasalahan yang tidak terselesaikan.

“Kalau tidak diatur begitu bisa menimbulkan permasalahan yang tak terselesaikan, karena kamus Musreng, kamus Pokir dan RT Berkelas mempunyai persamaan,” benernya.

“Ada beberapa karakter barang barang yang cocoknya di musreng, ada problem-problem yang cocoknya masuk di Pokir, begitu juga di RT Berkelas, karena secara pagu anggaran dan lain-lain sangat berbeda,” tandasnya.