MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU –Kerusakan jembatan di ruas jalan Mataso–Ulak, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, memicu aksi gotong royong warga bersama ASN, TNI, Polri, dan perangkat desa.
Kondisi jembatan yang rusak parah membuat akses masyarakat terganggu, memaksa semua pihak turun tangan memperbaiki secara darurat.
Camat Embaloh Hulu, Silvester Rommy, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Semangat gotong royong ini bukti nyata kebersamaan yang masih hidup di tengah masyarakat. Mereka rela menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan material demi keselamatan bersama,” ujar Rommy pada wartawan, Kamis (4/9/2025).
Menurut Rommy, kerusakan jembatan berdampak besar terhadap mobilitas warga, termasuk aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga perekonomian lokal.
“Kami tidak bisa menunggu lebih lama, maka perbaikan darurat secara swadaya adalah langkah terbaik sambil menunggu tindak lanjut pemerintah daerah,” ucapnya.
Akses Ekonomi Tersendat
Jembatan di ruas Mataso–Ulak merupakan jalur vital penghubung antardesa dan pusat ekonomi masyarakat setempat.
Akibat kerusakan tersebut, arus distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan kebutuhan pokok menjadi tersendat.
Pedagang kesulitan mengangkut barang, sementara warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan.
“Kalau dibiarkan, perekonomian warga semakin terpuruk. Banyak hasil kebun tidak bisa dijual tepat waktu karena akses terhambat,” kata Rommy.
Kondisi inilah yang membuat masyarakat tak ragu untuk bergotong royong, menyatukan tenaga dan sumber daya.
Meski perbaikan darurat sudah dilakukan, masyarakat tetap berharap adanya solusi permanen dari pemerintah daerah dan pusat.
Menurut Rommy, pembangunan jembatan baru dengan struktur kokoh sangat dibutuhkan agar jalur antarwilayah kembali lancar dan aman.
“Kami berharap pemerintah segera merespons dengan pembangunan permanen. Aksi gotong royong ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat bersatu, tantangan sebesar apa pun bisa diatasi,” tegasnya.
Gotong royong menjadi bukti kekuatan solidaritas warga Embaloh Hulu. Di tengah keterbatasan, mereka memilih bergerak bersama demi memulihkan akses dan menjaga keberlangsungan ekonomi lokal.
Namun, tanpa intervensi pemerintah, risiko kerusakan lebih parah masih menghantui jalur vital ini.














