Liputan : Reza Fajri
PALEMBANG, Mattanews.co –
Warga Jalan Inspektur Marzuki Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I Palembang, keluhkan pelebaran jalan yang tidak menyediakan trotoar di sepanjang Jalan Inspektur Marzuki hingga SMA Negeri 11 atau sepanjang 2,5 kilometer, Sabtu (20/12/2019).
Pelebaran jalan yang diduga digarap oleh PUBM ini terkesan diam-diam satu bulan yang lalu.
“Saya tahunya pengecoran, sebab saya pikir akan ada perencanaan untuk trotoar. Ternyata, keesokkannya, siraman aspal memenuhi jalan dan tidak menyisakan untuk pejalan kaki. Pengaspalan ini juga dilakukan pada malam hari. Jelas ini sangat meresahkan para lansia dan anak-anak sekolah. Sebab, kemungkinan besar tabrak lari dan banyak anak sekolah yang keserempet motor atau mobil,” jelas Ketua RT 1 RW 9 Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I, Irsandi (43) kepada wartawan media online ini.
Warga yang sama, Julhaidir (45) menjelaskan setidaknya pemerintah atau yang punya proyek bisa memikirkan keselamatan masyarakat. Apalagi disini banyak anak sekolah dan lansia.
“Sekolah Dasar disepanjang jalan ini ada lima sekolah, ditambah SMA 11. Kami selaku orang tua dan masyarakat sini mengeluhkan pelebaran jalan yang mengancam jiwa dan keselamatan masyarakat disini. Sebab, sejak satu bulan pelebaran jalan ini, tidak ada upaya pemerintah untuk membuat jalan khusus untuk pejalan kaki,” jelasnya.
Perwakilan Aliansi Masyarakat Pejalan Kaki dan Sekretaris Gerakan Cinta Masyarakat (Gencar), Umar Abas (46) menambahkan hendaknya pemerintah bisa memikirkan nasib rakyat. Sebab keselamatan masyarakat sangat penting, mereka juga memiliki hak yang sama sebagai warga Negara Indonesia.
“Pejalan kaki memiliki hak, pengendara sepeda juga memiliki hak, apalagi penyandang cacat disabilitas, mereka memiliki hak yang sama. Semoga pemerintah, khususnya PU bisa segera membuat trotoar dan batas jalan,” tandasnya.
Editor : Selfy














