MATTANEWS.CO, PUWAKARTA – Ratusan warga masyarakat Kelurahan Nagritengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat hari ini hadiri kegiatan kemitraan Balai Besar POM Bandung Bersama Tokoh Masyarakat drg. Putih Sari Anggota Komisi IX DPR RI melalui Komunikasi dan Informasi Edukasi (KIE) Obat dan Makanan.
Drg. Putih Sari Anggota Komisi IX DPR RI melalui staf ahlinya Dedi Supratman menjelaskan pada kegiatan ini adalah tentang keamanan obat dan makanan, yang tujuannya mengkampanyekan kepada masyarakat tentang keamanan obat dan makanan itu sendiri.
“Ada beberapa upaya untuk mengawasi terhadap obat dan makanan yang beredar dimasyarakat salah satunya ceklik terkait label, kemasan, masa kadaluarsa dan sebagainya,” ucap Dedi. Selasa (20/09/2022).
Kata dia, beberapa langkah itu bisa diaplikasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga lebih aman dalam mengkonsumsi obat dan makanan sehari-harinya.
Sementara Koordinator Pemeriksaan Pom Bandung Endang Yaya, mengatakan pihaknya lebih spesifik menjelaskan tentang pangan, makanan dan minuman yang sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
“Kemudian kita berikan tipsnya yang ceklik itu, dilanjutkan penggunaan aplikasi yang kita keluarkan untuk melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memiliki izin edar,” ucap Yaya.
Dikatakannya terkait permasalah pangan yang miliki waktu kadaluarsa di jabar tidak ada, dikarenakan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha di nilai cenderung membaik.
“Tidak dipungkiri juga ada makanan-makanan yang tidak memiliki izin, itu bisa disebabkan karena tidak ada yang memahami. Kegiatan seperti ini sangat di perlukan untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Kemudian, Selain kita berfungsi sebagai pengawasan, sosialisasi juga sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat. Dan sejauh ini masyarakat sekarang sudah lebih paham dalam memilih makanan yang baik, meskipun begitu kita tetap memberikan tip yang terarah kepada mereka.
“Untuk pusat perbelanjaan, kita selalu melakukan pengawasan rutin sepanjang tahun mulai awal Januari. Dimulai dari hulu ke hilir, dari pabrik hingga ke retail nya. Kalau untuk produk hasilnya cenderung lebih baik, namun dalam cara penanganan kita terus lakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha,” pungkas Yaya.
Nampak hadir dalam kegiatan, Kepala Kelurahan Nagritengah Engkun Kuntadi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta para tokoh masyarakat kelurahan.














