MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Saat hujan datang kawasan di Palembang tergenang air. Terutama diwilayah Sekip Bendung dan kawasan sungai Bayas. Warga daerah ini berharap agar pemerintah bisa mengatasi masalah tersebut.
“Kami berupaya sebisa mungkin mengatasi masalah banjir di Palembang. Terutama di wilayah Sekip. Dimana aliran sungai di kawasan ini berliku,” jelas Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat ditanyai usai kegiatan ngantor di Kelurahan Pahlawan Palembang Kamis (25/11/2021).
Ia melanjutkan banjir di kawasan ini juga bervariasi bukan hanya masalah sungai bendung yang meluap semata. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Ada juga warga yang membangun rumah di daerah sungai, bahkan bangunan rumah ada di dalam sungai.
“Saya juga berharap agar masyarakat mau bekerjasama dengan pemerintah dalam menjaga kebersihan. Serta tidak membangun rumah di kawasan drainase,” harapnya.
Sementara itu ketua RW 09 Kelurahan Pahlawan Cek Den mengatakan, dari tahun 2001 kawasan Kelurahan Pahlawan dilanda banjir, bahkan di jalan Basuki Rahmat saja banjir sampai masuk ke dalam rumah warga. Ia menjelaskan dari semenjak DAS Sekip Bendung dibangun belum pernah ada pengerukan sendimen secara merata. Jadi posisi sungai sangat dangkal. Jika hujan sebentar saja maka sungai sudah penuh.
Ia berkata, pompanisasi sungai bendung juga tidak efektif. Hanya beberapa pompa saja yang hidup saat air sungai sudah naik. Dari enam pompa yang ada. Hanya satu dua pompa saja yang dihidupkan.
“Saya berharap agar permasalahan banjir di kawasan ini bisa diatasi. Paling tidak bisa di kurangi tinggi air saat hujan turun,” jelas dia.














