MATTANEWS.CO, PALEMBANG– Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) tingkat SMK untuk tahun ajaran 2025/2026 dijadwalkan berlangsung pada rentang Februari hingga April 2026. Namun, upaya konfirmasi mengenai kesiapan ujian di SMKN 8 Palembang justru menuai kekecewaan dari kalangan media.
Pihak SMKN 8 Palembang terkesan enggan memberikan keterangan terkait persiapan ujian yang menjadi tolok ukur kemampuan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun tersebut. Padahal, UKK merupakan momen krusial bagi siswa untuk membuktikan kompetensi mereka sebelum terjun ke dunia industri.
Dian, perwakilan dari media Ranahpublik , menyayangkan sikap sekolah yang seolah menutup diri. “Kami hanya ingin tahu sejauh mana persiapan sekolah untuk pelaksanaan UKK. Tapi sampai berita ini diturunkan, tidak ada konfirmasi resmi dari pihak sekolah,” ujar Dian pada Senin (02/02/2026).
Kejadian bermula saat awak media mendatangi sekolah dan melapor ke bagian piket. Sesuai prosedur, media diarahkan ke satpam sekolah. Satpam kemudian melaporkan kehadiran wartawan ke pihak berwenang di bagian dalam sekolah, sementara media diminta menunggu di pos penjagaan.
Setelah menunggu beberapa lama, satpam kembali dan menyatakan bahwa tidak ada pihak yang bisa memberikan konfirmasi. Media kemudian diarahkan kembali ke guru piket untuk mencari Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum.
Namun, hasilnya nihil. “Kami mendengar bahwa Waka Kurikulum sebenarnya ada di tempat, namun sedang bersiap pergi untuk menghadiri acara di Panasonic. Saya sangat kecewa, konfirmasi terkait UKK yang menyangkut masa depan siswa ini seolah dianggap tidak penting oleh pihak bersangkutan,” tegas Dian.
Sebagaimana diketahui, UKK adalah bagian intergral dari sistem pendidikan vokasi yang melibatkan penguji dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Transparansi mengenai skema ujian, baik Mandiri maupun sertifikasi melalui LSP, sangat dibutuhkan oleh orang tua siswa dan masyarakat luas sebagai bentuk pertanggungjawaban publik pihak sekolah.
Hingga berita ini dimuat, pihak SMKN 8 Palembang belum memberikan pernyataan resmi terkait kendala komunikasi ini maupun detail persiapan teknis UKK tahun 2026 di sekolah tersebut.














