MATTANEWS.CO – Penyebaran hoaks sangat beragam, salah satunya terkait dengan bencana alam. Informasi palsu tersebut dapat menimbulkan keresahan jika berhasil mempengaruhi masyarakat yang menerimanya.
Agar tidak terpengaruh oleh hoaks terkait dengan bencana alam, sebaiknya kita mengetahui ragam hoaks yang sedang beredar.
Berikut kumpulan hoaks bencana alam.
1. Video Rumah Roboh Akibat Gempa Tuban
Cek Fakta Liputa6.com mendapati klaim video rumah roboh akibat gempa Tuban, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook 22 Maret 2024.
Klaim video rumah roboh akibat gempa Tuban menampilkan sebuah bangunan bertingkat berbentu rumah yang terletak di pinggir jalan, kemudian pada sebagian bangunan tersebut roboh dari bagian atap hingga temboknya.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
“Pulau bawean gresek
#gempapulaujawa
#gempatuban”
Benarkah klaim video rumah roboh akibat gempa Tuban? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini…..
2. Video Peristiwa Gempa dan Tsunami Jepang 1 Januari 2024
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video peristiwa gempa bumi dan tsunami di Jepang 1 Januari 2024, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Januari 2024.
Klaim video peristiwa gempa bumi dan tsunami di Jepang 1 Januari 2024 menampilkan arus air yang menerjang sejumlah bangunan dan kendaraan, telihat aliran tersebut membawa puing-puing bangunan.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
“1 Januari 2024. Gempa yg di susul Tsunami di Jepang.”
Benarkah klaim video peristiwa gempa bumi dan tsunami di Jepang 1 Januari 2024? Simak hasil penelusuran mengarah pada sejumlah situs berita dalam dan luar negeri, salah satunya artikel berjudul “Usai Hujan Lebat, Tanah Longsor Melanda Jepang, 19 Orang Hilang” yang dimuat situs Kompas.com, pada 3 Juli 2021.
3. Gunung Tangkuban Parahu Erupsi
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada 7 Desember 2023, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 Desember 2023.
Unggahan klaim video Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada 7 Desember 2023 menampilkan kepulan asap hitam dan putih membumbung ke langit.
Dalam video tersebut juga terlihat sejumlah orang menaiki kendaraan mobil dan motor menjauhi kepulan asap tersebut. Dalam video terdengar sejumlah orang berteriak di antaranya mengimbau pengendara tidak panik.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
“Tangkuban perahu Bru saja erupsi….”
Benarkah klaim video Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada 7 Desember 2023? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada 7 Desember 2023, dengan menghubungi pihak Badan Geologi Kementerian ESDM.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan mengatakan, hingga Kamis 7 Desember 2023 status Gunung Tangkuban Parahu dalam keadaan normal.
“Gunung Tangkuban Parahu sampai saat ini dalam kondisi level 1 atau level normal,” kata Hendra saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Jumat (8/3/2023).
Hendra pun membantah klaim video Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada 7 Desember 2023, peristiwa dalam video tersebut merupakan erupsi Gunung Tangkuban Parahu, pada Juli 2019.
“Mohon masyarakat agar tetap tentang menanggapi isu tentang erupsi Gunung Tangkuban Parahu, mungkin informasi yang beredar itu adalah erupsi bulan Juli 2019,” tuturnya.
Kesimpulan
Banyak bencana alam yang dijadikan informasi hoaks, karenanya mari terus waspada agar tidak terpapar hoaks.(liputan6.com)














