Karya: Ahmad Rafli Azka (210410200035)
PALEMBANG, Mattanews.co – Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih belum berakhir. Banyak kegiatan yang harus ditunda dan bahkan sampai dibatalkan. Berbagai sector terkena dampaknya, termasuk sektorpariwisata. Banyak tempat wisata di hampirseluruh Indonesia terpaksa harus berhenti beroperasi, termasuk di Kota Palembang.
Namun setelah pemerintah mulai melonggarkan beberapa aturan dan menerapkan kondisi new normal, beberapa tempat wisata kini dapat beroperasi kembali. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi para penggiat industry pariwisata setelah berbulan-bulan harus berhenti beroperasi.
Sama halnya dengan di Kota Palembang, tempat wisata yang telah diperbolehkan untuk beroperasi harus menerapkan protocol kesehatan yang ketat. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, terutama di tempat wisata tersebut.
Aturan ini tentu berlaku juga bagi Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang. Taman wisata yang menyajikan wisata hutan pinus ini kembali beroperasi setelah tutup hampir 4 bulan lamanya.
Berbeda dengan kebanyakan wisata hutan pinus di daerah lain, Punti Kayu terletak di tengah Kota Palembang, tepatnya di Jalan Kolonel Burlian. Lokasinya yang strategis inilah yang menjadi keunggulan wisata alam ini.
Bukan hanya menyajikan wisata hutan pinusnya saja, taman wisata ini menyajikan berbagai wahana termasuk kebun binatang, replica keajaiban dunia, sepeda air, dan berbagai wahana menarik lainnya.
Namun beberapa wahana seperti kolam renang dan flying fox masih belum beroperasi hingga saat ini. Kedua wahana ini dianggap memiliki kemungkinan penyebaran virus lebih rentan daripada wahana lainnya, sehingga pihak pengelola belum akan mengoperasikannya.
Meskipun demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat masyarakat Kota Palembang untuk berwisata di tempat ini. Punti Kayu sendiri memiliki beberapa wahana unggulan. Salah satunya adalah kebun binatang yang tampak sangat ramai terutama saat akhir pekan. Meskipun demikian, para pengunjung masih senantiasa menaati protocol kesehatan.
Hal ini terlihat saat pengunjung yang ingin memasuki wahana diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dan menjaga jarak antar pengunjung. Pengunjung dilarang untuk berinteraksi langsung dengan satwa agar mengurangi kemungkinan tertular virus.
Pertunjukan hewan yang biasanya diselenggarakan saat akhir pekan juga dihentikan untuk sementara. Namun, pengunjung masih dapat melihat satwa dari luar kandang dan sebagai gantinya mereka dapat berfoto dengan beberapa patung yang ada.
Selain kebun binatang, juga terdapat wahana replika keajaiban dunia yang sempat viral di Instagram. Sebelum Covid-19 melanda, wahana ini sangat diincar oleh para pengguna Instagram untuk mengisi feeds akun mereka.
Meskipun demikian, antusias pengunjung ini masih terus terjadi setelah beroperasi kembali. Banyak pengunjung yang mengabadikan momen mereka dan mempostingnya di Instagram. Beberapa spot foto seperti replika Menara Pisa dan Patung Liberty menjadi spot favorit bagi para pengunjung. Hal ini Nampak dari antrian mereka yang ingin berfoto di kedua spot foto ini.
Selain itu, juga terdapat replika Big Ben, Menara Eiffel, Piramida Giza, Tian Tan, Kincir Belanda, Candi Borobudur, dan beberapa spot foto lainnya. Berbagai spot seperti taman dan pergola juga menjadi sasaran foto para pengunjung.
Terdapat juga wahana sepeda air, tunggang kuda, dan taman bermain yang cukup menarik. Selain wahana, Punti Kayu juga menyajikan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh para pengunjung seperti pondok dan mobil jip. Pengunjung dapat menggunakan pondok yang tersebar di beberapa tempat secara gratis. Sedangkan untuk mobil jip, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan.

Biaya yang dikeluarkan tentu akan sepadan dengan pengalaman yang akan didapat. Kalian akan diajak untuk mengelilingi kawasan Punti Kayu yang masih belum terjamah oleh kebanyakan pengunjung. Sensasi touring di tengah hutan akan kalian rasakan ketika menaiki mobil jip ini. Namun sayangnya, fasilitas yang satu ini hanya tersedia saat akhir pekan saja.
Untuk menikmati wisata pinus dan berbagai wahana di dalamnya, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp25.000 untuk di hari biasa dan Rp30.000 untuk di hari libur. Harga yang dipatok mungkin cukup mahal bagi sebagian orang. Namun, dengan biaya sebesar ini pengunjung bebas mengakses berbagai wahana secara gratis.
Biaya yang dikeluarkan sebenarnya akan sebanding dengan pengalaman yang ditawarkan. Di mana lagi kita bias menghirup udara segar di tengah kota selain di taman wisata ini. Apalagi di tengah kondisi pandemi yang belum usai ini, kita pasti membutuhkan sedikit waktu untuk sekedar refreshing. Mengajak teman dan keluarga tentu akan menambah asik liburan ke tempat ini.
Untuk menuju ke wisata ini kita bisa menaiki bus TransMusi dan turun di halte Punti Kayu. Opsi lainnya kita juga bisa menggunakan LRT dan turun di stasiun Puntikayu. Namun, kita diharuskan berjalan kaki lagi jika menggunakan LRT karena lokasi stasiunnya yang cukup jauh dari pintu masuk Punti Kayu. Jika tidak ingin repot, kita juga bisa menggunakan kendaraan pribadi, bahkan kita diperbolehkan memasuki tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi. Waktu yang tepat untuk sekedar bersantai ketika berwisata ke tempat ini adalah saat hari biasa.
Karena saat akhir pekan, wisata ini akan kedatangan ramai sekali pengunjung sehingga untuk yang dating hanya untuk bersantai akan kurang nyaman. Pengunjung biasanya di dominasi oleh keluarga. Namun, banyak juga pasangan muda-mudi yang menghabiskan akhir pekan mereka di sini. (*)














