MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG,- Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur masa jabatan 2024-2029 H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyebut, akan mewujudkan birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pernyataan itu diungkapkan Gatut Sunu usai menghadiri tasyakuran relawan atas dilantiknya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden di kantor sekretariat paslon GaBah di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung Kota, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
“Kami bangga salah satu misi GaBah itu terkait birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi merupakan poin penting dalam pidato kenegaraan pertama Bapak Presiden RI Prabowo Subianto,” ucap Gatut Sunu yang pernah menjabat Wakil Bupati Tulungagung masa jabatan 2021-2023, Minggu (20/10/2024) malam.
Gatut Sunu menambahkan, salah satu misi paslon GaBah dalam rangka mewujudkan birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi itu bahwa indikator keberhasilan kebijakan publik sangat dipengaruhi oleh kapasitas birokrasi, baik dalam perumusan, implementasi, maupun evaluasi kebijakan.
Aparatur Sipil Negara (ASN), sambung dia, yang menjadi motor birokrasi, profesionalitasnya masih rendah ditinjau dari Indeks profesionalitas ASN. Dari sisi manajemen kinerja, dalam lima tahun terakhir nyaris tanpa kemajuan yang signifikan.
“Pada periode 2019-2023, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Tulungagung hanya bertambah 0,12 poin. Kendala terbesar adalah risiko korupsi yang masih tinggi,” tambahnya.
Menurut Gatut Sunu, dalam tiga tahun terakhir, nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia cenderung menurun, artinya risiko korupsi cenderung meningkat.
Oleh karena itu, jelas dia, diperlukan program prioritas diantaranya seperti perbaikan tata kelola kebijakan dan manajemen ASN berdasar pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, tanpa ada diskriminasi.
“Kedua, memberikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) dengan mempertimbangkan reward dan punishment berdasarkan capaian kinerja strategis daerah dan perangkat daerah,” terangnya.
“Dan, yang terakhir memperkuat upaya pencegahan korupsi di semua lini pemerintahan. Hal itu juga termasuk pencegahan terjadinya jual beli jabatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan bahwasanya paslon GaBah memiliki komitmen yang kuat dalam rangka mewujudkan birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi dimulai dari dirinya sendiri.
“Dalam pidato kenegaraan Bapak Presiden Prabowo Subianto itu sangat jelas sekali bahwa sebagai pejabat harus memberi contoh sehingga birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi akan terwujud,” terangnya.
“Insya Allah, salah satu misi yang kami janjikan itu jika diberikan amanah masyarakat dalam memimpin dan mengelola pemerintahan untuk lima tahun ke depan, maka kami berkomitmen akan membawa Tulungagung lebih maju lagi,” sambungnya.
“Apalagi kami ini linear dengan pemerintah pusat, sehingga setiap program-program pusat mudah segera dieksekusi. GaBah Menang Rakyat Senang,” pungkasnya.














