100 Perwira Frontliner Pertamina MOR II Lakukan Vaksin Tahap Awal

  • Whatsapp
Vaksinasi bagi frontliner Pertamina
Vaksinasi bagi frontliner Pertamina

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dalam rangka mendukung program vaksinasi Pemerintah, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II melakukan vaksinasi COVID-19 tahap awal kepada 100 perwira frontliner (Garda Terdepan) yaitu Operator SPBU, Awak Mobil Tangki (AMT), Depot Pertamina, Security, dan Resepsionis di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (8/4) di Kantor MOR II, Palembang.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan mengatakan, pihaknya menggandeng Rumah Sakit Pertamina Plaju dan Dinas Kesehatan Kota Palembang dalam pelaksanaan program vaksinasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Vaksinasi hari ini adalah sebagai rangkaian upaya kita untuk ikut mensukseskan program Pemerintah dan Perusahaan untuk menurunkan angka COVID-19 dan salah satu upaya untuk segera mengakhiri pandemi. 100 Perwira Pertamina yaitu Operator SPBU, Awak Mobil Tangki Pertamina, Depot-depot Pertamina, Security dan Resepsionis, mereka terlihat antusias dengan program vaksinasi ini,” kata Umar.

Umar menambahkan bahwa Pertamina sangat menyambut baik program vaksinasi yang dirancang oleh Pemerintah. “Dengan adanya program vaksinasi ini tentunya mempercepat proses pemulihan kondisi pandemi COVID-19 dan memberikan harapan bagi masyarakat serta sektor ekonomi untuk kembali pulih,” tambah Umar.

Kegiatan vaksinasi tahap awal ini dilaksanakan dengan bersinergi dengan BUMN lain yang berada di wilayah kota Palembang diantaranya PT PLN, PT Bank Mandiri, dan Indonesia HealthCare Corporation.

Ia juga berpesan bagi para Perwira Pertamina agar tetap menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan meskipun sudah dilakukan vaksinasi.

“Setelah melakukan vaksinasi para Perwira Pertamina tetap harus memperhatikan protokol kesehatan dengan terus menerapkan 5 M diantaranya Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Air Mengalir, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan serta Membatasi Mobilisasi dan Interaksi,” tutup Umar.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait