MATTANEWS.CO, PALI – Pengurus Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mengesahkan dan membaiat 21 anggota baru di Padepokan Al Keramat, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Sabtu malam (10/10/2026).
Prosesi berlangsung khidmat dengan lantunan sholawat dan doa bersama. Pengesahan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendidikan dan latihan (diklat) yang telah dijalani para calon anggota sebelum resmi bergabung dengan keluarga besar Pagar Nusa.
Ketua PC PSNU Pagar Nusa PALI, David Agung Arifin, mengatakan pengesahan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab anggota terhadap organisasi dan masyarakat.
“Prosesi pelantikan dan pembaiatan calon pendekar atau warga ini dilaksanakan setelah mereka menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan latihan (diklat). Sebanyak 21 anggota baru yang kami baiat malam ini,” ujar David.
Ia menjelaskan, para anggota baru telah menjalani pembinaan fisik, mental, dan spiritual. Melalui proses tersebut, mereka diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan pencak silat, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan Nahdlatul Ulama.
Dalam prosesi pembaiatan, para anggota menyatakan komitmen untuk menjaga nama baik organisasi, menghormati guru dan ulama, serta menggunakan ilmu bela diri secara bertanggung jawab.
David menegaskan, Pagar Nusa memiliki tanggung jawab untuk menjaga tradisi pencak silat sekaligus mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Menurut dia, anggota Pagar Nusa harus mampu menjadi bagian dari masyarakat yang menjaga persatuan dan ketertiban.
“Pagar Nusa ini adalah pagarnya NU. Tugas kami adalah menjaga kiai, ulama, pesantren, dan NKRI dari paham-paham yang menyimpang serta pihak-pihak yang ingin merongrong Ahlussunnah wal Jamaah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para anggota baru agar tidak menyalahgunakan kemampuan bela diri untuk kepentingan pribadi maupun tindakan yang merugikan orang lain.
“Jangan sombong dengan ilmu yang dimiliki. Ilmu Pagar Nusa adalah ilmu untuk mengabdi, bukan untuk gagah-gagahan. Jadilah pendekar yang santun dan dicintai masyarakat,” pesannya.
David berharap 21 anggota yang baru disahkan dapat menjadi generasi penerus yang disiplin, rendah hati, dan berakhlakul karimah. Mereka juga diharapkan berperan aktif dalam kegiatan organisasi, membantu masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten PALI.
Padepokan Al Keramat di Desa Sungai Baung menjadi lokasi pelaksanaan pengesahan tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PC PSNU Pagar Nusa PALI dalam membina dan memperkuat kader di tingkat daerah.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembacaan tahlil. Para peserta memanjatkan doa agar anggota baru senantiasa istiqamah dalam menjalankan amanah organisasi, menjaga nama baik Pagar Nusa, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat.
Laa Ghaliba Illa Billah! Pagar Nusa Jaya!














