Reporter : Nasir
BANYUASIN, Mattanews.co – Bupati Banyuasin Askolani kembali mengingatkan masyarakat, untuk disiplin dalam memakai masker ketika keluar rumah.
Karena masker ini salah satu upaya untuk mencegah menyebarnya virus covid 19.
“Penyebaran virus ini sangat cepat sekali dan sudah memakan korban. Karena sudah ada empat orang warga Banyuasin yang positif Covid-19. Diharapkan tidak ada korban lagi,” kata Bupati Askolani, Selasa (28/4/2020)
Bulati Banyuasin juga menginstruksilan jajarannya, untuk tidak melayani masyarakat yang tidak disiplin dalam memakai masker jika berurusan di komplek perkantoran Pemkab Banyuasin.
Bahkan di pintu masuk Komplek perkantoran, akan dilakukan pemeriksaan oleh Satpol-PP Pemkab Banyuasin
Begitu juga pusat layanan masyarakat lainnya, seperti Kantor Camat, Kantor Lurah, Kantor Kades, Bank, Kantor Pos, Penggadaian, Kantor Pajak Pratama dan lembaga lainnya, juga diminta menerapkan hal yang sama.
“Kita harus mendisplinkan masyarakat dalam menggunakan masker, tujuannya baik agar mereka terhindar dari bahaya virus ini,” ujarnya.
Dijelaskan Askolani, pembagian masker gratis terus dilakukan jajaran tim gugus gugas penanganan Covid-19 Pemkab Banyuasin bersama pihak kecamatan, TNI dan Polri.
Sebanyak 300.000 lembar masker terus dibagikan, dengan menggandeng sejumlah komponen masyarakat. Mulai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuasin hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
“Jadi tolong maskernya dipakai. Apalagi di areal pasar, banyak kerumunan itu sangat rentan sekali terpapar Covid-19. Kiranya masyarakat memiliki kesadaran akan kesehatan dan keselamatan diri mereka sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Kabupaten Banyuasin, lanjut mantan Pimpinan DPRD Banyuasin 2 periode ini, sangat rentan menjadi daerah penyebaran virus mematikan ini.
Karena ada berapa faktor, yaitu berdekatan dengan Mota Palembang yang saat ini sudah zona merah.
“Lalu, berada di jalur perlintasan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Dimana, sangat memungkinkan mereka berhenti untuk makan atau membeli minuman,” katanya.
Ditambahkannya, banyak masyarakat Banyuasin yang bekerja atau sekolah di Pulau Jawa.
Serta sudah banyak yang mudik ke Banyuasin, dan keberadaan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin.
“Jadi masker itu sangat bermafaat untuk melindungi diri agar tidak tertular,” katanya.
Untuk sanksi sendiri, akan diberlakukan sanksi sosial saja. Seperti kalau mau berurusan jangan dilayani dan lainnya.
“Karena kita belum menerapkan PSBB, maka sanksi tegas belum hanya kita menggugah kesadaran saja. Tapi sanksi sosial bisa kita lakukan dengan tidak melayani jika mau berurusan di lembaga pemerintah, bank dan lembaga lainnya,” ucapnya.
Editor : Nefri














