BERITA TERKINI

Sindir Manager Kafe di Medsos, Anggota DPRD Jabar Dibalas Kritikan

×

Sindir Manager Kafe di Medsos, Anggota DPRD Jabar Dibalas Kritikan

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]\

Reporter : Kim

MATTANEWS.CO, JAWA BARAT – Bijak menggunakan media sosial (medsos) memang sangat diperlukan. Apalagi, banyak pengguna medsos yang akhirnya berurusan dengan aparat kepolisian, hanya karena menggugah postingan yang negatif atau menyebar ujaran kebencian ke seseorang.

Kali ini, Didi Sukardi, anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) yang sedang mendapat sorotan. Pasalnya, dia menulis sebuah tulisan di wall Facebook dengan akun Didi Sukardi SE, pada hari Minggu (21/2/2021).

Dalam postingannya, diduga wakil rakyat ini menyindir manager salah satu kafe di Ciamis Jabar, yang enggan merespon teleponnya.

Baru saja jadi manager cafe udah sombong, ditelepon tidak mau diangkat,” tulisannya di akun Facebook-nya.

Tulisannya tersebut sontak mengundang reaksi dari sejumlah masyarakat Kabupaten Ciamis Jabar.

Saat ditelusuri, ternyata anggota DPRD Jabar tersebut menyindir Goenara, manager salah satu kafe di Ciamis Jabar.

Menanggapi hal tersebut, Goenara beranggapan jika Didi Sukardi mungkin hanya bercanda, karena postingan tersebut sudah dihapus.

“Ya, mungkin hanya sekadar bercanda, namun candaannya memang sudah keterlaluan. Apalagi dia seorang tokoh di Kabupaten Ciamis dan anggota DPRD provinsi juga,” ucapnya, saat Mattanews.co, menghubungi via aplikasi Whatsapp.

Senada dengan itu, tokoh Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berinisial DV, mengatakan kalau tulisan Didi sangat tidak pantas mengingat dirinya sebagai tokoh wakil rakyat di Jabar.

“Terlalu berani dia menulis dengan bahasa yang kurang pantas. Saya sangat tidak rela rekan saya diperlakukan seperti itu di medsos Faceebok, apalagi itu di khalayak umum,” ujarnya

Meskipun postingannya sudah di hapus, namun media sosial ada jejak rekamnya, dan ada Undang-Undang (UU) IT. Dia menilai, hal tersebut jelas perbuatan tidak menyenangkan.

Sedangkan, Ketua ormas di Ciamis berinisal UJ menyayangkan apa yang ditulis Didi Sukardi, dengan melecehkan profesi seseorang.

“Tidak pantas seorang wakil rakyat DPRD Provinsi mengeluarkan kata-kata seperti itu. Padahal dia bisa sampai ke provinsi itu karena rakyat. Dia seorang public figure, terapi tidak pakai etika,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, anggota DPRD Jabar Didi Sukardi tidak merespon dan memberi tanggapan mengenai hal tersebut saat dihubungi via aplikasi WhatsApp.